PISA 2025 Ungkap Kemampuan Adaptasi Kognitif Siswa Indonesia
Hasil PISA 2025 menunjukkan bahwa 42,4% siswa Indonesia dapat beradaptasi di situasi tidak terduga.
Tingkat Adaptasi dan Resiliensi Siswa di Indonesia
(2025)
Unduh
Kemampuan siswa untuk melakukan penyesuaian terhadap pemikiran dan perilaku ketika menghadapi situasi yang tidak pasti dan tidak familiar disebut adaptabilitas kognitif. Dalam pembelajaran, kemampuan untuk merespons hal baru diakui sebagai kompetensi inti, karena dapat belajar secara efektif di lingkungan yang berubah.
Adaptabilitas menjadi salah satu cara yang menggambarkan optimisme siswa dalam mengelola pembelajaran dan sangat penting untuk kesuksesan siswa dalam hidup. Kemampuan tersebut yang akan membantu para siswa mengubah cara pikir serta tindakan ketika menghadapi tuntutan masyarakat yang cepat berubah.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) meluncurkan Programme for International Student Assessment (PISA), sebuah survei rutin yang dilakukan setiap tiga tahun sekali terhadap siswa berusia 15 tahun di seluruh dunia untuk mengetahui sejauh mana responden telah menguasai kemampuan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk berperan serta dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Baca Juga: Skor PISA 2025 Rilis, Inilah 10 Negara dengan Kualitas Pendidikan Sains Terbaik
Data di dalam Publikasi PISA 2025 Result memperlihatkan bahwa kemampuan adaptasi kognitif di negara anggota OECD cukup umum dan bervariasi antar negara. Sebanyak 50% responden siswa negara anggota OECD menjawab “sangat menggambarkan diri saya” saat dihadapi pertanyaan “saya bisa menghadapi situasi yang tidak biasa”.
Persentasenya mencapai 54% saat menjawab pertanyaan “saya bisa beradaptasi dari berbagai situasi saat di bawah tekanan dan stress.”
Di Indonesia sendiri, sebanyak 42,4% responden tercatat mampu menghadapi situasi yang tidak terduga, berada di peringkat ke-67 secara keseluruhan dan masih berada di bawah rata-rata negara OECD yang mencapai 50%.
Sementara itu, siswa Indonesia yang dapat menghadapi situasi tidak terduga di bawah tekanan dan stress mencapai 48,5%, menempati peringkat yang sama dengan sebelumnya. Meskipun persentasenya lebih tinggi, nilainya tetap berada di bawah rata-rata anggota OECD.
Survei PISA pada tahun 2025 telah melibatkan lebih dari 760 ribu siswa dari 91 negara serta wilayah ekonomi, menunjukkan bagaimana kemampuan adaptasi kognitif siswa ketika menemui hal yang tidak terduga.
Baca Juga: PISA 2025: Siswa Indonesia dengan Growth Mindset Lebih Antusias Belajar
Sumber:
https://www.oecd.org/en/publications/pisa-2025-results-volume-i_73451bc5-en.html
Ditulis oleh Zalfa Ronaa
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
Sulawesi Utara Jadi Konsumen Ikan Terbesar 2025
Perkembangan Jumlah Narapidana di Indonesia 5 Tahun Terakhir