Warga Papua Konsumsi 52 Gram Protein per Hari, Terbanyak dari Makanan Rumahan

Konsumsi protein di Papua mencapai 52,45 gram per kapita per hari pada Maret 2025, terbanyak dari masakan rumahan.

Rata-rata Konsumsi Protein per Kapita per Hari Menurut Daerah Tempat Tinggal di Papua

(Tahun 2025)

Pola konsumsi masyarakat Papua sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis dan infrastruktur yang masih berkembang. Minimnya akses terhadap sumber daya alam setempat dan pendistribusian produk telah menyebabkan angka pengeluaran pangan masyarakat Papua meningkat.

Publikasi Pengeluaran untuk Konsumsi Penduduk Provinsi Papua Tahun 2025 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025 mencatat bahwa rata-rata konsumsi kalori per kapita per hari penduduk Indonesia mencapai 2,07 ribu kkal.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), angka tersebut masih berada di bawah 2,1 ribu kkal yang dianjurkan, sedangkan untuk protein telah melebihi 57 gram per hari di angka 62,78 gram.

Rata-rata konsumsi protein masyarakat Papua pada Maret 2025 sebesar 52,45 gram, belum mencapai AKG yang direkomendasikan. Nilai tersebut terdiri atas 46,86 gram yang berasal dari makanan dimasak di rumah serta 5,59 gram dari makanan dan minuman jadi.

Baca Juga: Penduduk Kaya Lebih Banyak Konsumsi Protein

Di daerah perkotaan, rata-rata konsumsi protein per kapita per hari dari makanan dimasak di rumah mencapai 48,82 gram, sedangkan protein dari makanan siap saji hanya sebanyak 6,4 gram.

Selanjutnya, rata-rata konsumsi protein di daerah perdesaan Papua dari makanan dimasak di rumah lebih rendah dibandingkan daerah perkotaan, yakni 43,86 gram, diikuti oleh makanan siap saji dengan 4,35 gram.

Angka di atas menunjukkan bahwa rendahnya konsumsi protein masyarakat perdesaan Papua sangat dipengaruhi oleh bagaimana fasilitas rumah makan, perdagangan, dan restoran yang lebih minim dibandingkan perkotaan.

Sebagai informasi tambahan, masyarakat perdesaan dan perkotaan Papua memiliki kecenderungan mengonsumsi padi-padian serta minyak dan kelapa. Sumber protein masyarakat perdesaan sangat rendah konsumsi daging, susu serta telur, sehingga perlu perhatian lebih lanjut terkait keragaman makanan yang dikonsumsi.

Akumulasi rata-rata konsumsi protein masyarakat perdesaan Papua dari daging hanya sebanyak 3,16 gram dan untuk telur serta susu terdapat 1,54 gram, sedangkan padi-padian dapat mencapai 16,05 gram yang disusul oleh lauk ikan, udang, cumi, ataupun kerang sebesar 13,45 gram per kapita sehari.

Baca Juga: Peta Ketersediaan Pangan Indonesia 2025: Padi Jadi Sumber Protein Terbesar

Sumber:

https://papua.bps.go.id/id/publication/2026/09/04/f9e604ae6e1310691136ca43/pengeluaran-untuk-konsumsi-penduduk-papua-tahun-2025.html

Zalfa Ronaa
Ditulis oleh Zalfa Ronaa

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc