Jawa Barat Didominasi Penduduk Usia Produktif, Ini Komposisinya 2026

Sebanyak 35,62 juta penduduk Jawa Barat berusia produktif pada 2026, sementara 11,69 juta merupakan anak-anak dan 3,86 juta lansia.

Komposisi Penduduk Jawa Barat Menurut Kelompok Umur

(Tahun 2026)

Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, jumlah penduduk Jawa Barat pada 2026 mencapai 51,16 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berada pada kelompok usia produktif.

Menurut BPS, penduduk usia produktif merupakan penduduk berusia 15-64 tahun. Pada rentang usia ini, seseorang dianggap secara fisik dan mental mampu bekerja serta terlibat aktif dalam kegiatan yang menghasilkan nilai secara ekonomi.

Baca Juga: Jabar Paling Banyak Jadikan Olahraga sebagai Hobi di Pulau Jawa

Penduduk berusia 15-64 tahun di Jawa Barat mencapai 35,62 juta jiwa. Proporsi ini menjadi yang terbesar dibandingkan kelompok usia lainnya. Sementara itu, penduduk berusia 0-14 tahun tercatat sebanyak 11,69 juta jiwa. Kelompok ini mencakup anak-anak yang masih berada dalam usia pendidikan. Adapun penduduk berusia 65 tahun ke atas berjumlah 3,86 juta jiwa.

Dominasi penduduk usia produktif juga terlihat dalam data ketenagakerjaan. BPS mencatat jumlah angkatan kerja Jawa Barat pada 2025 mencapai 26,29 juta orang. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada tahun yang sama berada di angka 66,99%.

Besarnya kelompok usia produktif dapat menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan, terutama yang berkaitan dengan pekerjaan dan aktivitas ekonomi. Namun, kebutuhan penduduk tidak hanya berpusat pada kelompok usia kerja. Anak-anak tetap membutuhkan akses pendidikan, sedangkan kelompok lanjut usia membutuhkan layanan yang sesuai dengan kondisi mereka.

Komposisi penduduk berdasarkan usia juga dapat berubah seiring waktu. BPS Jawa Barat mencatat bahwa struktur penduduk provinsi ini didominasi Milenial dan Gen Z, sementara jumlah penduduk lanjut usia juga menunjukkan kecenderungan meningkat.

Dengan jumlah penduduk usia produktif yang mencapai lebih dari dua pertiga populasi, penyediaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kebutuhan Jawa Barat. Pada saat yang sama, pembangunan tetap perlu memperhatikan kebutuhan setiap kelompok umur agar layanan publik dapat menjangkau seluruh penduduk.

Baca Juga: Provinsi dengan Perempuan Paling Produktif Secara Ekonomi

Sumber:

https://jabar.bps.go.id/id/publication/2026/09/28/0df044e45e8771a2d46bd523/statistik-daerah-provinsi-jawa-barat-2026.html

Annisa Rendanianti
Ditulis oleh Annisa Rendanianti

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc