Koleksi 15 Gol, Indonesia Jadi Tim Paling Produktif di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia keluar sebagai raja gol turnamen dengan produktivitas tertinggi, mencapai 13 gol sepanjang gelaran Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

Produktivitas Gol Tim Divisi 1 FIFA ASEAN Cup

(Tahun 2026)

Gelaran perdana Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 yang diselenggarakan di Indonesia sukses menyita perhatian publik. Kompetisi yang berakhir pada Senin (5/10/2026) lalu ini tidak hanya berlangsung sengit, tetapi juga menyajikan tontonan atraktif yang bertabur gol dari delapan negara peserta.

Skuad Garuda asuhan John Herdman resmi menyandang status sebagai raja gol turnamen dengan torehan 13 gol dari empat laga. Ketajaman luar biasa ini berbanding lurus dengan status Indonesia sebagai tim bervaluasi termewah yang menembus Rp396,91 miliar.

Puncak ledakan performa Skuad Garuda terjadi saat mereka melumat habis Bangladesh 9-2, di mana striker Mitchell Baker memborong lima gol sekaligus (quintrick). Produktivitas mematikan ini bermuara pada raihan trofi juara usai menumbangkan Tailan via adu penalti, yang sukses mengerek peringkat FIFA Indonesia ke posisi ke-116 dunia.

Baca Juga: Juara ASEAN Cup 2026, Peringkat FIFA Timnas Indonesia Melonjak ke Posisi 116!

Mengekor di posisi kedua, Malaysia tampil sangat efektif lewat koleksi 10 gol dari empat laga. Skuad Harimau Malaya bahkan tampil sempurna di fase grup dengan mencetak sembilan gol tanpa kebobolan sama sekali (clean sheet), termasuk melibas Singapura 6-0. Ujung tombak veteran, Bergson da Silva, menjadi tumpuan utama mereka dengan donasi empat gol.

Sang runner-up, Tailan, membukukan sembilan gol dari empat penampilan. Mengandalkan Iklas Sanron dan Teerasak Poeiphimai, skuad Gajah Perang membuktikan efektivitas transisi mereka amat mematikan. Tailan bahkan sanggup merepotkan dan menahan imbang Indonesia 2-2 di waktu normal partai final meski harus bermain dengan sepuluh orang.

Berada di urutan keempat, Vietnam mencatatkan lima gol yang seluruhnya tercipta pada fase Grup B. Sayangnya, ketajaman tim asuhan Kim Sang-Sik yang dimotori talenta muda Nguyễn Đình Bắc ini buntu total saat takluk 0-1 dari Malaysia pada perebutan peringkat ketiga.

Filipina dan tim undangan Pakistan sama-sama mengoleksi empat gol sepanjang turnamen. Skuad Filipina (The Azkals) sukses menciptakan kejutan besar usai menumbangkan raksasa regional Tailan 2-1, sementara dominasi fisik Pakistan sangat merepotkan lawan hingga mampu menahan imbang Filipina dengan skor 2-2.

Posisi juru kunci produktivitas ditempati oleh tim tamu Bangladesh (dua gol) dan Singapura (satu gol). Lini pertahanan Bangladesh menjadi yang paling rapuh di turnamen akibat kebobolan 13 kali, sedangkan lini depan Singapura tampil sangat seret karena hanya sanggup mencetak satu gol semata wayang saat bersua Bangladesh.

Secara keseluruhan, derasnya aliran gol dari tim-tim Grup A (Indonesia dan Malaysia) menegaskan tingginya intensitas daya serang di kawasan ini. Deretan gol atraktif ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa integrasi talenta lokal dan diaspora sukses mendongkrak kualitas sepak bola Asia Tenggara ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga: 7 Raja Umpan di FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny Teratas!

Sumber:

https://www.transfermarkt.co.id/fifa-asean-cup-division-1/ewigeTabelle/pokalwettbewerb/ASD1/saison_id_von/2025/saison_id_bis/2025/plus/1

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc