Tren Inflasi Tahunan Indonesia Januari-September 2026
Tingkat inflasi tahunan di Indonesia pada September 2026 menyentuh 3,28%, naik dari inflasi pada Agustus yang hanya 3,19%.
Tren Inflasi Tahunan di Indonesia
(Januari-September 2026)
Unduh
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pergerakan tren inflasi tahunan Indonesia sepanjang periode Januari hingga September 2026 menunjukkan dinamika fluktuasi yang cukup bervariasi. Mulanya pada awal tahun, tingkat inflasi year-on-year (YoY) nasional tercatat sebesar 3,55% per Januari 2026.
Angka inflasi tahunan Indonesia ini kemudian mengalami lonjakan yang signifikan hingga meraih 4,76% pada bulan berikutnya. Capaian tersebut sekaligus menjadikan Februari sebagai titik puncak laju inflasi tahunan tertinggi di Indonesia sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026 ini.
Memasuki bulan Maret 2026, grafik inflasi nasional mulai menunjukkan tren penurunan. Pergerakan harga menyusut menjadi 3,48%. Bahkan, tren penurunan tersebut terus berlanjut hingga laju inflasi tahunan pada April 2026 yang sukses mencatatkan titik terendahnya di tahun ini, yaitu merosot hingga menyentuh 2,42%.
Baca Juga: 5 Negara dengan Tingkat Inflasi Tertinggi di Dunia, Siapakah Nomor 1?
Kendati demikian, laju inflasi tahunan Indonesia kembali naik menjadi 3,08% pada bulan Mei 2026. Tren kenaikan harga ini perlahan terus berlanjut dan mencapai 3,34% sebagai penutup paruh pertama pada Juni 2026.
Memasuki semester kedua, laju inflasi nasional sempat kembali turun menjadi 2,88% pada periode Juli 2026. Namun, fase penurunan tersebut tidak bertahan lama. Grafik pergerakan kembali menanjak pada Agustus 2026 dengan tingkat inflasi sebesar 3,19%.
Dinamika fluktuasi ini kemudian ditutup dengan laju inflasi tahunan Indonesia yang kembali naik dan menyentuh angka 3,28% pada September 2026.
Meski naik dari periode sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara menilai inflasi per September ini masih dalam level yang sehat.
"Di angka 3,28%, itu angka yang sangat-sangat kita comfortable karena ada di dalam range target inflasi kita," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, bergeraknya ekonomi juga didukung oleh data Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur yang mencapai 52,4 atau tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Angka tersebut mengalami penguatan dari periode Agustus 2026 yang hanya sebesar 49,8.
"Yang berarti adalah angka yang menunjukkan para industri ini mulai membeli barang karena ingin ekspansi produksi," paparnya.
Menilik persebaran inflasi di Indonesia menurut provinsi, Sulawesi Utara tercatat sebagai wilayah dengan tingkat inflasi tahunan tertinggi di Indonesia, dengan persentase menembus angka 7,59%.
Sebaliknya, provinsi dengan laju inflasi tahunan terendah pada September 2026 ini diduduki oleh Sumatra Selatan, dengan persentase inflasi sebesar 2,55%.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Inflasi Terendah September 2026, Sumsel Paling Rendah
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/10/01/2623/inflasi-year-on-year--y-on-y--pada-september-2026-sebesar-3-28-persen-.html
Key Insights
- Fluktuasi inflasi yang signifikan dalam 9 bulan (dari 3,55% ke 4,76% lalu 2,42% dan berakhir di 3,28%) menunjukkan tantangan dalam menjaga stabilitas harga.
- Puncak inflasi Februari 2026 sebesar 4,76% menandakan adanya tekanan harga yang kuat pada awal tahun, mungkin akibat faktor musiman atau guncangan pasokan.
- Titik terendah inflasi April 2026 sebesar 2,42% mengindikasikan keberhasilan kebijakan moneter atau faktor eksternal dalam meredam kenaikan harga.
- Inflasi September 2026 sebesar 3,28% yang masih dalam target pemerintah menunjukkan respons kebijakan yang efektif dalam mengelola stabilitas ekonomi.
- Peningkatan PMI Manufaktur ke 52,4 pada September 2026 mengindikasikan ekspansi industri dan potensi pertumbuhan ekonomi di tengah inflasi yang terkendali.
- Disparitas inflasi antar provinsi yang ekstrem (Sulawesi Utara 7,59% vs. Sumatera Selatan 2,55%) menunjukkan perlunya pendekatan kebijakan regional yang lebih spesifik.
Ditulis oleh Shahibah A
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini: