5 Provinsi dengan Realisasi Investasi Tertinggi di Indonesia Semester I 2026

Realisasi investasi Indonesia mencapai Rp1.010,57 triliun pada Semester I 2026, dengan DKI Jakarta memimpin sebesar Rp173,6 triliun.

5 Provinsi dengan Realisasi Investasi Tertinggi di Indonesia

(Semester I 2026)

Perputaran modal menentukan seberapa kuat geliat ekonomi tumbuh di suatu daerah. Investasi yang masuk dapat memperluas kapasitas usaha, mendorong kegiatan produksi, hingga membuka peluang kerja bagi masyarakat di wilayah tujuan.

Realisasi investasi di Indonesia berasal dari dua sumber utama, yakni investor asing dan investor dalam negeri, atau lebih dikenal dengan istilah penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Keduanya tersebar ke sejumlah provinsi.

Persebaran investasi antardaerah ini terhimpun dalam laporan Capaian Realisasi Investasi Periode Triwulan II dan Semester I 2026 yang dirilis oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Data menunjukkan bahwa PMA tercatat di angka Rp507,64 triliun atau 50,2%, yang berjalan seimbang bersama PMDN dengan raihan Rp502,93 triliun atau kontribusi 49,8% sepanjang Semester I 2026.

Baca Juga: Realisasi Investasi Asing Provinsi di Indonesia

Pulau Jawa sebagai pusat kegiatan ekonomi nasional menempati empat posisi teratas dalam daftar provinsi dengan realisasi investasi tertinggi.

Provinsi dengan realisasi investasi tertinggi dipimpin oleh DKI Jakarta yang berhasil meraih nilai realisasi investasi sebesar Rp173,6 triliun atau setara 17,2% dari total nasional, jauh dibandingkan daerah lainnya. Nilai ini mencakup nilai investasi dalam negeri maupun investasi asing.

Tingginya penanaman modal di Jakarta ikut ditopang oleh perkembangan infrastruktur perkotaan seperti Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), Transit Oriented Development (TOD), dan jaringan jalan tol yang memperkuat konektivitas serta membuka peluang investasi di berbagai sektor.

Jawa Barat mengekor di posisi kedua di angka realisasi Rp138,1 triliun atau setara 13,7%. Salah satu faktor yang menarik investor untuk berinvestasi di wilayah ini yaitu adanya dukungan infrastruktur energi yang kuat guna memenuhi kebutuhan listrik sektor industri.

Jawa Timur menyusul di peringkat ketiga dengan jarak yang cukup jauh, meraup nilai realisasi sebesar Rp72,7 triliun atau 7,2%. Pengembangan kawasan industri baru di luar Ring 1 yang selama ini menjadi pusat industri membuka peluang investasi di berbagai wilayahnya.

Bergeser ke bagian tengah Indonesia, Sulawesi Tengah berhasil merealisasikan anggaran investasi sejumlah Rp68,7 triliun atau 6,8%. Investasi di wilayah ini ditopang Kabupaten Morowali sebagai pusat industri nikel nasional yang mengembangkan hilirisasi untuk bahan baku baterai kendaraan listrik.

Banten melengkapi daftar lima provinsi dengan realisasi investasi sebanyak Rp66,3 triliun atau setara 6,6% dari total nasional. Posisinya sebagai gerbang utama Jakarta dan jalur pelayaran internasional memperkuat perannya sebagai kawasan industri dan perdagangan.

Baca Juga: 10 Kab/Kota yang Jadi Magnet Investasi Asing

Sumber:

https://bkpm.go.id/id/info/realisasi-investasi

Rosita Fatimah Azahra
Ditulis oleh Rosita Fatimah Azahra

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc