Nilai Impor Menurut Komoditi pada Periode Januari-November 2022
Data ini diambil dari Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor November 2022
Nilai Impor Menurut Komoditi pada Periode Januari-November 2022
Unduh
Pada periode Januari-November 2022, kelompok barang utama impor menurut kategori Standard International Trade Classification (SITC) dengan 1 digit menunjukkan bahwa mesin dan alat angkutan merupakan porsi impor terbesar dengan nilai impor sebesar 63.835,7 juta USD, atau sekitar 29,34 persen dari total impor Indonesia. Sedangkan nilai impor mesin dan alat angkutan mengalami peningkatan sebesar 12.887,4 juta USD (atay setara 25,30 persen) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kelompok barang impor berikutnya yang memiliki porsi terbesar adalah minyak dan bahan bakar mineral dengan nilai impor 41.358,9 juta USD (19,01 persen), barang-barang buatan pabrik dengan nilai 34.390,1 juta USD (15,81 persen), bahan kimia dan produknya dengan nilai 31.027,3 juta USD (14,26 persen), serta bahan makanan dan binatang hidup dengan nilai 20.629,8 juta USD (9,48 persen).
Terjadi peningkatan yang cukup signifikan pada kelompok minyak dan bahan bakar mineral (65,65 persen), mesin dan alat angkutan (25,30 persen), serta barang-barang buatan pabrik (17,66 persen) dibandingkan dengan periode Januari-November 2021.
Dari seluruh impor Indonesia selama Januari-November 2022, sekitar 71,77 persen berasal dari sepuluh negara asal utama. Tiongkok menduduki posisi teratas dengan porsi impor sebesar 28,41 persen dari total impor Indonesia, diikuti oleh Singapura (8,26 persen), Jepang (7,20 persen), Malaysia (5,27 persen), Korea Selatan (4,97 persen), Amerika Serikat (4,90 persen), Thailand (4,70 persen), Australia (4,13 persen), Vietnam (2,02 persen), dan Taiwan (1,91 persen).
Ditulis oleh Adnan Hasyim Wibowo
You can't call me to lift the earth or drain the ocean, but you can call me Adnan.
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
Deforestasi Indonesia Makin Parah, Apa Penyebabnya?
Fenomena Astronomi September 2026, Ada Bulan Purnama!
Sampah Diolah Jadi Listrik, Ini Daftar Lokasi PSEL Tahap I dan II