Pola Waktu Online Publik RI saat Ramadan 2026

Mayoritas publik RI online pada waktu sebelum berbuka puasa (50%), mengungguli waktu lain seperti setelah salat Tarawih (39%) dan awal malam hari (21%).

Pilihan Waktu Online Publik RI saat Ramadan

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Ramadan dikenal sebagai bulan suci yang identik dengan peningkatan intensitas ibadah. Di tengah suasana yang lebih religius tersebut, aktivitas digital masyarakat tetap berlangsung meski dengan ritme yang beragam.

Menurut survei YouGov, sebanyak 50% publik Indonesia aktif di sosial media pada saat sore hari atau sebelum berbuka puasa. Proporsi yang mencakup setengah ini menjadikannya sebagai pilihan mayoritas bagi responden Indonesia, di atas waktu-waktu lainnya.

Sementara itu, waktu online setelah salat Tarawih dipilih oleh 39% publik, disusul oleh 21% responden yang lebih suka untuk berselancar di internet pada awal malam hari atau ketika berbuka puasa saat Ramadan 2026.

Baca Juga: Bagaimana Minat Traveling Publik RI saat Ramadan 2026?

Adapun waktu sahur juga dijadikan sebagai pilihan untuk bermain media sosial bagi publik RI, dengan persentase sebesar 13%. Berbeda tipis, sebanyak 12% responden mengaku keterlibatannya di dunia digital dilakukan sepanjang hari dan tidak berbeda seperti hari biasanya.

Waktu larut malam menjadi jawaban yang paling sedikit dipilih dalam survei ini. Hanya sebanyak 9% publik RI melakukan aktivitas di sosial media setelah tengah malam saat Ramadan 2026.

Survei ini menunjukkan bahwa aktivitas digital publik Indonesia selama Ramadan cenderung menyesuaikan dengan ritme ibadah dan waktu istirahat. Rendahnya persentase responden yang memilih waktu larut malam mengindikasikan bahwa sebagian besar publik kemungkinan memanfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat atau memperbanyak ibadah.

Hal serupa terlihat pada waktu sahur yang juga tidak menjadi pilihan dominan yang dapat mencerminkan fokus masyarakat pada persiapan makan dan ibadah sebelum memulai puasa.

Di sisi lain, kecilnya proporsi responden yang menyatakan tetap aktif sepanjang hari seperti biasanya memberi sinyal bahwa Ramadan turut memengaruhi kebiasaan digital masyarakat. Ada kemungkinan sebagian publik secara sadar mengurangi intensitas online untuk memberi ruang lebih besar pada aktivitas spiritual.

Sementara itu, tingginya persentase aktivitas online menjelang berbuka puasa dapat mengindikasikan kebiasaan ngabuburit di ruang digital. Menunggu waktu berbuka kerap diisi dengan berselancar di media sosial, menonton konten, atau berinteraksi secara daring, menjadikan sore hari sebagai momen puncak keterlibatan publik RI di dunia maya selama Ramadan 2026.

Pengumpulan data dalam survei ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif melalui YouGov Surveys: Serviced pada 27 November – 3 Desember 2025 yang melibatkan 2.149 responden dari Indonesia.

Baca Juga: 47% Publik Indonesia Pilih Menonton Video Pendek Selama Ramadan

Sumber:

https://yougov.com/reports/53775-ramadan-2026-consumer-insight-snapshot-id-my

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook