10 Provinsi dengan Konsumsi Protein Terendah pada 2026
Papua Pegunungan mencatat konsumsi protein terendah, yakni 38,35 gram per kapita per hari, jauh di bawah rata-rata nasional 62,86 gram.
10 Provinsi dengan Konsumsi Protein Terendah
(Maret 2026)
Unduh
Protein merupakan salah satu zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung pertumbuhan, memperbaiki jaringan, serta menjaga fungsi tubuh. Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi melalui berbagai jenis pangan yang dikonsumsi sehari-hari, baik makanan yang dimasak di rumah maupun makanan dan minuman jadi.
Baca Juga: Peta Ketersediaan Pangan Indonesia 2025: Padi Jadi Sumber Protein Terbesar
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2026, rata-rata konsumsi protein penduduk Indonesia mencapai 62,86 gram per kapita per hari. Angka ini terdiri atas konsumsi protein penduduk di perkotaan sebesar 63,86 gram dan perdesaan sebesar 61,35 gram per kapita per hari.
Sumber protein yang dikonsumsi masyarakat juga berasal dari berbagai kelompok komoditas. Kelompok padi-padian menjadi penyumbang terbesar dengan proporsi 29,61% dari konsumsi protein per kapita sehari.
Berikutnya, makanan dan minuman jadi menyumbang 25,02%, sedangkan ikan, udang, cumi, dan kerang berkontribusi 14,53%. Data tersebut menunjukkan bahwa konsumsi protein masyarakat tidak hanya berasal dari sumber pangan hewani, tetapi juga dari makanan berbasis padi-padian dan pangan olahan.
Meski rata-rata nasional mencapai 62,86 gram, konsumsi protein di setiap provinsi menunjukkan perbedaan. Papua Pegunungan menjadi provinsi dengan konsumsi protein terendah pada Maret 2026, yakni 38,35 gram per kapita per hari. Angka tersebut terdiri atas 37,56 gram dari makanan yang dimasak di rumah dan 0,79 gram dari makanan dan minuman jadi.
Papua Tengah berada di urutan berikutnya dengan konsumsi 50,12 gram per kapita per hari. Selanjutnya, Papua Barat dan Papua masing-masing mencatat 51,27 gram dan 51,92 gram. Maluku berada di posisi kelima dengan 53,38 gram, disusul Maluku Utara sebesar 53,89 gram.
Sementara itu, konsumsi protein di Nusa Tenggara Timur mencapai 55,15 gram per kapita per hari dan Papua Selatan sebesar 55,25 gram. Dua provinsi lainnya yang masuk dalam daftar adalah Sulawesi Tengah dengan 57,87 gram serta Sumatra Barat sebesar 58,57 gram per kapita per hari.
Perbedaan tersebut menjadi gambaran adanya variasi konsumsi pangan antarwilayah. Data BPS ini juga dapat menjadi salah satu rujukan untuk melihat pola konsumsi protein di berbagai daerah serta membantu mengidentifikasi wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam penguatan akses terhadap pangan bergizi.
Baca Juga: Tempat Favorit Publik Indonesia Belanja Whey Protein Online 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/10/05/f8eac427ef3118de6d9a39a0/konsumsi-kalori-dan-protein-penduduk-indonesia-dan-provinsi-maret-2026.html
Ditulis oleh Annisa Rendanianti
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini: