Perawatan wajah kian menjadi bagian dari rutinitas harian masyarakat Indonesia. Paparan polusi, cuaca tropis, hingga intensitas aktivitas yang tinggi mendorong publik semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan kulit. Skincare pun tidak lagi dipandang sekadar tren, melainkan kebutuhan dasar untuk menunjang kenyamanan dan kepercayaan diri.
Gambaran tersebut terekam dalam laporan Skincare Trends & Usage Behavior yang dirilis Jakpat pada 24 Desember 2025. Melalui survei yang dilakukan pada 1–5 September 2025, Jakpat memotret kebiasaan penggunaan produk skincare di kalangan publik Indonesia.
Hasilnya, cleanser atau pembersih wajah menempati posisi teratas dengan tingkat penggunaan mencapai 91%. Tingginya angka ini menegaskan bahwa membersihkan wajah masih menjadi fondasi utama dalam rutinitas perawatan kulit. Di tengah aktivitas harian dan paparan polusi, wajah bersih dipahami sebagai langkah awal untuk menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
Baca Juga: 10 Brand Lipstik Terlaris di Shopee Indonesia Q3 2025, Mana Favoritmu?
Di posisi berikutnya, sunscreen digunakan oleh 69% responden. Angka ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan dari sinar ultraviolet. Sunscreen kini tidak lagi identik dengan aktivitas luar ruang semata, tetapi telah menjadi perlindungan harian untuk mencegah kulit kusam, hiperpigmentasi, hingga penuaan dini.
Tak jauh berbeda, moisturizer digunakan oleh 68% responden. Kelembapan kulit menjadi perhatian penting bagi publik Indonesia, mengingat kondisi cuaca yang cenderung panas dan lembap. Kulit yang terhidrasi dengan baik tidak hanya terasa nyaman, tetapi juga tampak lebih sehat dan terawat.
Pada tahap perawatan lanjutan, produk treatment seperti serum atau perawatan khusus digunakan oleh 61% responden. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah mulai memahami kebutuhan kulit yang lebih spesifik, melampaui perawatan dasar. Pendekatan skincare pun semakin personal, disesuaikan dengan kondisi dan tujuan masing-masing.
Sementara itu, masker wajah digunakan oleh 28% responden. Meski persentasenya paling rendah, masker tetap memiliki peran sebagai perawatan tambahan. Bagi sebagian orang, penggunaan masker menjadi pelengkap rutinitas sekaligus momen relaksasi singkat di tengah kesibukan.
Survei yang melibatkan 1.081 responden laki-laki dan perempuan ini menegaskan bahwa rutinitas skincare publik Indonesia semakin matang. Perawatan wajah tak lagi terbatas pada kelompok tertentu, melainkan telah menjadi kebiasaan lintas gender yang tumbuh dari kesadaran bahwa kulit sehat adalah investasi jangka panjang yang dijaga secara konsisten.
Baca Juga: 5 Produk Skincare Paling Sering Dipakai Perempuan
Sumber:
https://insight.jakpat.net/skincare-trends-usage-behavior-jakpat-beauty-trends-report-2025-2/