Media sosial masih menjadi bagian penting dari aktivitas digital masyarakat Indonesia pada 2026. Namun, durasi penggunaan yang dicatat menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna menghabiskan waktu dalam rentang yang relatif moderat, yakni antara satu hingga tiga jam setiap hari.
Menurut survei dari Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), kelompok pengguna dengan durasi akses media sosial selama 1–2 jam per hari menjadi yang terbesar dengan persentase 44,9%. Di posisi berikutnya, sebanyak 37,9% responden menghabiskan waktu 2–3 jam per hari untuk mengakses berbagai platform media sosial.
Jika digabungkan, sebanyak 82,8% pengguna media sosial di Indonesia menghabiskan waktu antara 1-3 jam per hari.
Baca Juga: Simak Alasan dan Tantangan Penggunaan Internet di Indonesia 2025
Berikutnya, sebanyak 7,9% masyarakat tercatat mengakses media sosial kurang dari satu jam per hari.
Pengguna yang menghabiskan waktu lebih lama di media sosial memiliki proporsi yang jauh lebih rendah. Sebanyak 6,9% masyarakat mengakses media sosial selama 3–4 jam per hari, sedangkan hanya 2,4% yang menggunakan media sosial lebih dari empat jam setiap hari.
TikTok menjadi media sosial yang paling sering diakses dengan capaian 31,8% pada 2026, disusul Facebook (29,4%), dan Instagram (27,7%).
Sementara itu, jumlah penduduk Indonesia terkoneksi internet mencapai 235,26 juta jiwa pada 2026 dari total populasi 287,89 juta jiwa. Hal ini berarti, tingkat penetrasi internet Indonesia naik menjadi 81,72% pada 2026.
Adapun Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2026 ini dilaksanakan pada 1 Februari-15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden berusia minimal 13 tahun yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih.
Baca Juga: Orang Indonesia Akses Media Sosial >8 Jam per Minggu
Sumber:
https://survei.apjii.or.id/survei