Berbagai bencana masih mewarnai Provinsi DKI Jakarta sepanjang Juni 2026. Mulai dari cuaca ekstrem hingga kejadian non hidrometeorologi, berbagai peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memengaruhi aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah ibu kota.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mencatat kebakaran yang menjadi bencana paling sering terjadi sepanjang Juni 2026 dengan total 64 kejadian.
Baca Juga: Lebih dari 10 Juta Orang Terdampak Bencana pada 2025, Mayoritas Akibat Banjir
Di posisi berikutnya terdapat pohon tumbang dengan delapan kejadian, disusul bencana atau kejadian lain sebanyak enam kejadian. Sementara itu, banjir tercatat sebanyak dua kejadian, sedangkan jalan tergenang dan tanah longsor masing-masing mencatatkan satu kejadian.
Dominasi kejadian kebakaran menunjukkan bahwa ancaman kebencanaan di DKI Jakarta tidak hanya berasal dari faktor hidrometeorologi, tetapi juga dipengaruhi oleh kejadian non alam maupun aktivitas masyarakat.
Sementara itu, kebakaran dan pohon tumbang dan bencana lainnya tetap menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu mobilitas serta aktivitas warga di sejumlah wilayah.
Berbagai upaya pun dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta, meliputi peringatan dini, koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait perencanaan, melakukan asesmen ke lapangan, dan memberikan bantuan kebutuhan pokok di lokasi pengungsian.
Baca Juga: Jumlah Kejadian Bencana di Indonesia Semester I 2026
Sumber:
https://bpbd.jakarta.go.id/infografis/dmY5Y2trY1F3anBtR0lyeDUrMmlYZz09/infografis-kebencanaan-bulan-juni-2026