Game Online Favorit Pria dan Wanita Indonesia 2025

Mobile Legends menjadi game yang paling diminati pemain pria (65%), sementara Candy Crush paling diminati pemain wanita (47%).

Preferensi Game Berdasarkan Gender

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Ketertarikan terhadap game online menunjukkan variasi menarik di setiap kelompok pemain. Perbedaan minat bermain game antara pria dan wanita juga menjadi salah satu aspek yang kerap dianalisis dalam riset perilaku digital.

Berdasarkan survei Jakpat yang melibatkan 1.203 responden pada 3-4 September 2025 melalui aplikasi mobile Jakpat, terdapat lima game dengan minat tertinggi di kalangan pemain pria dan wanita.

Hasil survei menunjukkan bahwa Mobile Legends: Bang Bang menjadi game online paling digemari pria dan wanita Indonesia, dengan capaian 52%. Game ini lebih didominasi oleh kalangan pria, di mana 65% gamer pria memainkan Mobile Legends, dibandingkan 34% gamer wanita.

Baca Juga: Game Paling Digemari Perempuan Indonesia 2025, Kamu Termasuk Pemainnya?

Di posisi berikutnya, Candy Crush Saga mencatat tingkat ketertarikan sebesar 30%. Game ini menunjukkan pola yang berbeda dari Mobile Legends, di mana game ini lebih banyak dimainkan oleh wanita. Sebanyak 47% gamer wanita memainkan Candy Crush, lebih tinggi dibanding pria yang hanya 18%.

Selanjutnya, Roblox menempati peringkat ketiga dengan tingkat ketertarikan mencapai 28%. Berbeda dari dua game sebelumnya, Roblox memiliki basis pemain yang relatif lebih seimbang antara gamer pria dengan total 27% dan gamer wanita sebesar 31%, menjadikannya salah satu game dengan daya tarik lintas gender yang kuat

Dua game lain yang juga masuk dalam daftar lima besar adalah PUBG Mobile dan Free Fire, dengan tingkat ketertarikan masing-masing sekitar 27% dan 23%. Kedua game ini cenderung lebih populer di kalangan pemain pria karena mengusung genre kompetitif, di mana 35% pria memainkan PUBG Mobile dan 26% pria memainkan Free Fire. Meski demikian, kedua game tersebut tetap memiliki basis pemain wanita walau dalam proporsi yang lebih kecil, yakni 15% pada PUBG Mobile dan 18% pada Free Fire.

Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa pola ketertarikan game di Indonesia masih dipengaruhi oleh faktor gender, terutama pada game kompetitif. Namun, keberadaan game kasual dan platform kreatif seperti Roblox menandakan bahwa pasar game semakin beragam dan tidak lagi sepenuhnya tersegmentasi secara gender.

Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa 96% responden bermain game menggunakan smartphone atau tablet, jauh melampaui penggunaan PC/laptop sebanyak 28%, dan sisanya menggunakan konsol game hanya sebesar 16%. Hal ini menunjukkan bahwa game mobile masih menjadi platform utama bagi gamer Indonesia.

Baca Juga: 96% Publik Indonesia Gunakan HP untuk Bermain Game

Sumber:

https://insight.jakpat.net/indonesian-gaming-behavior/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook