Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Pulau Jawa masih menjadi penopang utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi Jawa terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) nasional atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai 56,93%. Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh aktivitas ekonomi nasional masih terkonsentrasi di wilayah tersebut.
Di luar Jawa, Sumatra menjadi kontributor terbesar kedua dengan porsi 22,22%. Sementara itu, Kalimantan dan Sulawesi masing-masing menyumbang 8,12% dan 7,22%. Adapun kawasan Bali dan Nusa Tenggara berkontribusi sebesar 2,82%, sedangkan Maluku dan Papua sebesar 2,69%. Perbedaan kontribusi ini memperlihatkan kesenjangan kapasitas ekonomi antarwilayah yang masih cukup lebar.
Baca Juga: 58% Publik Tidak Puas dengan Program 19 Juta Lapangan Kerja
Jika dilihat dalam beberapa tahun terakhir, distribusi peranan ekonomi antarwilayah relatif tidak banyak berubah. Sepanjang periode 2021 hingga 2025, komposisi kontribusi PDRB per pulau cenderung stabil. Jawa dan Sumatra masih mendominasi, sementara wilayah lain bergerak dalam rentang yang tidak terlalu jauh berbeda dari tahun ke tahun.
Meski demikian, terdapat pergeseran kecil antara kawasan barat dan timur Indonesia. Kontribusi kawasan barat yang mencakup Jawa dan Sumatra menurun tipis dari 79,54% pada 2021 menjadi 79,15% pada 2025. Sebaliknya, kawasan timur Indonesia meningkat dari 20,46% menjadi 20,85%.
Perubahan ini menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi di luar pusat utama. Namun, peningkatannya masih terbatas dan belum cukup kuat untuk mengubah struktur distribusi ekonomi nasional secara signifikan. Secara keseluruhan, peta ekonomi Indonesia masih didominasi kawasan barat, dengan Jawa sebagai pusat utamanya.
Perlu digarisbawahi, PDRB atas dasar harga berlaku menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang dihasilkan oleh suatu daerah. Nilai PDRB yang besar menjadi indikasi bahwa daerah memiliki kemampuan sumber daya ekonomi besar, begitu pun sebaliknya.
Baca Juga: Dinamika Pengeluaran per Kapita Penduduk RI 5 Tahun Terakhir
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/04/13/71d97fa95c70c5049deecbab/produk-domestik-regional-bruto-provinsi-provinsi-di-indonesia-menurut-lapangan-usaha-2021-2025.html