89% Gen Z Punya Kesadaran Tinggi untuk Hemat Energi

Kesadaran Gen Z (89%) terhadap gaya hidup berkelanjutan dan perilaku hemat energi lebih tinggi dibandingkan Milenial (86%) dan Gen X (81%)

Proporsi Publik dengan Kesadaran Hemat Energi Menurut Generasi

(Tahun 2026)

Berdasarkan survei Jakpat, tingkat kesadaran publik Indonesia terhadap sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan dan perilaku hemat energi menunjukkan dinamika berdasarkan lintas generasi.

Tercatat, Gen Z tampil sebagai kelompok dengan tingkat kesadaran terhadap gaya hidup ramah lingkungan yang paling tinggi dibandingkan generasi lainnya. Sebanyak 89% responden dari generasi yang kini berada di rentang usia sekitar 14 hingga 29 tahun tersebut mengaku telah memahami esensi dari praktik hidup berkelanjutan.

Baca Juga: Perempuan Unggul dalam Praktik Sustainable Living dibanding Laki-laki

Menyusul di posisi kedua, tingkat pemahaman akan pentingnya perilaku hemat energi di kalangan Milenial yang kini memasuki usia sekitar 30 hingga 45 tahun tercatat mencapai 86%.

Angka ini sedikit lebih unggul jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya, yaitu Gen X (berusia 46-61 tahun), dengan kesadaran yang berada di angka 81% responden.

Menariknya, dominasi anak muda tidak hanya berhenti pada tataran teori atau kesadaran semata. Saat dikerucutkan pada aspek adopsi dan niat ke depan untuk benar-benar mempraktikkan hidup hijau, responden Gen Z kembali memimpin. Hal ini mengindikasikan bahwa bekal pengetahuan dan dorongan motivasi terkuat untuk menyelamatkan bumi memang bertumpu pada pundak generasi termuda.

Pada fase adopsi atau penerapan langsung di kehidupan sehari-hari, persentasenya melonjak tajam. Sebanyak 98% responden Gen Z menyatakan bahwa mereka kini secara aktif telah menerapkan perilaku hemat energi.

Uniknya, proporsi adopsi yang sama kuatnya juga ditunjukkan oleh kalangan Milenial, yaitu dengan angka 98%. Meskipun berada di urutan ketiga, responden Gen X yang mengaku telah mengadopsi kebiasaan hijau ini nyatanya hanya terpaut tipis 1%, yaitu dengan persentase 97%.

Sementara itu, jika menilik rencana jangka panjang atau niat ke depan untuk konsisten berperilaku ramah lingkungan, 83% responden Gen Z menyatakan komitmen kuatnya. Angka optimisme ini kembali mengungguli kalangan Milenial yang berada di level 78%, serta Gen X yang menyusul dengan persentase 76%.

Secara akumulatif, total responden dari seluruh kelompok usia yang memiliki kesadaran akan pentingnya hidup berkelanjutan mencapai 87%. Menariknya, tahapan adopsi praktis justru menjadi aspek dengan tingkat pencapaian tertinggi, dengan angka 97% dan melampaui tahapan komitmen atau niat ke depan yang bertengger di angka 80%.

Pengumpulan data dalam survei ini dilakukan dengan metode kuantitatif melalui kuesioner yang disebarkan via Jakpat mobile app pada 16-17 April 2026, dengan total 1.373 responden yang didominasi oleh kelompok Gen Z (45%), diikuti oleh Milenial (43%) dan Gen X (12%). Dengan tingkat kepercayaan yang terjaga, survei ini memiliki margin of error di bawah 5%.

Baca Juga: Harga Plastik Naik, Ini 5 Alternatif Lain yang Bisa Dipakai sebagai Tas Belanja!

Sumber:

https://insight.jakpat.net/sustainable-living-the-plastic-pivot-responding-to-market-changes/

Shahibah A
Ditulis oleh Shahibah A

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc