Diskon Jadi Alasan 71% Pengguna E-Commerce Indonesia Menonton Live Shopping

Sebanyak 71% responden tertarik live shopping karena diskon, sementara 66% mengincar harga lebih murah saat berbelanja online.

Alasan Pengguna E-Commerce Indonesia Menonton Live Shopping

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Belanja melalui live shopping kini bukan lagi sekadar tren sesaat. Bagi banyak konsumen, siaran langsung telah menjadi cara baru untuk mencari produk, membandingkan penawaran, hingga berburu promo.

Berbeda dengan belanja melalui katalog biasa, live shopping memungkinkan pembeli melihat produk digunakan secara langsung, berinteraksi dengan penjual, sekaligus memanfaatkan berbagai penawaran yang hanya berlaku selama siaran berlangsung. Hal tersebut membuat pengalaman berbelanja terasa lebih menarik dan meyakinkan.

Baca Juga: 5 E-Commerce Terpopuler di Indonesia 2026, Shopee Juara

Jakpat melakukan survei pada 2025 untuk memahami perilaku masyarakat ketika berbelanja di live shopping. Pengumpulan data melibatkan 1.714 pengguna e-commerce dan quick commerce di Indonesia pada 25 November-3 Desember 2025 melalui aplikasi Jakpat dengan margin of error di bawah 5%. Untuk mengetahui alasan masyarakat tertarik pada live shopping, Jakpat menganalisis jawaban dari 818 responden yang berminat berbelanja melalui fitur tersebut.

Hasilnya menunjukkan bahwa diskon dan promosi masih menjadi daya tarik terbesar. Sebanyak 71% responden mengaku menonton live shopping karena ingin mendapatkan potongan harga atau penawaran khusus. Promo yang hanya tersedia selama siaran berlangsung membuat banyak orang merasa memiliki kesempatan memperoleh harga yang lebih menguntungkan dibandingkan berbelanja secara biasa.

Alasan berikutnya masih berkaitan dengan harga. Sebanyak 66% responden mengatakan mereka tertarik karena produk yang ditawarkan cenderung lebih murah. Tidak sedikit penjual yang memberikan tambahan voucher, bonus, atau paket bundling selama sesi live sehingga konsumen merasa lebih hemat ketika bertransaksi.

Namun, ketertarikan terhadap live shopping tidak berhenti pada persoalan harga. Sebanyak 65% responden menyukai fitur ini karena dapat berinteraksi langsung dengan penjual. Mereka bisa bertanya mengenai ukuran, bahan, stok, atau kualitas produk dan memperoleh jawaban saat itu juga. Pengalaman tersebut membuat proses belanja terasa lebih personal dibandingkan hanya membaca deskripsi produk.

Selain itu, 56% responden mengaku senang karena dapat melihat produk secara langsung, sementara 55% memanfaatkan live shopping untuk memastikan kondisi asli barang sebelum membeli. Demonstrasi penggunaan produk selama siaran membantu konsumen memperoleh gambaran yang lebih jelas sehingga mengurangi keraguan saat mengambil keputusan.

Live shopping juga dimanfaatkan sebagai sarana mencari informasi. Sebanyak 41% responden menggunakannya untuk memperoleh ulasan, tips, atau membandingkan produk, sedangkan 36% ingin mengetahui cara penggunaan produk sebelum membeli.

Menariknya, Jakpat mencatat bahwa Gen Z lebih sering memanfaatkan live shopping untuk mencari ulasan dan membandingkan produk dibandingkan kelompok usia yang lebih tua, meskipun diskon tetap menjadi alasan utama di semua generasi.

Baca Juga: TikTok Jadi Media Sosial Favorit Gen Z 2026

Sumber:

https://insight.jakpat.net/live-shopping-affiliate-links-demographic-insights/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook