Pendidikan merupakan hak dasar manusia yang dijamin dan dilindungi oleh negara. Hak atas pendidikan sudah sepatutnya diterima setiap warga negara tanpa terkecuali, termasuk oleh anak dengan disabilitas yang membutuhkan fasilitas khusus untuk menunjang pembelajarannya. Negara telah menyediakan Sekolah Luar Biasa (SLB) atau sekolah inklusi sebagai perwujudan pendidikan yang inklusif.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Indonesia menghimpun data peserta didik dengan disabilitas yang telah melalui proses verifikasi dan validasi. Berdasarkan laporan pada situs Kemendikdasmen per Oktober 2025, terdapat sekitar 245,3 ribu peserta didik dengan disabilitas dari semua jenjang di seluruh Indonesia.
Berikut adalah rincian jumlah peserta didik dengan disabilitas dari setiap jenjang pendidikan, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga pendidikan menengah beserta pendidikan masyarakat.
Di jenjang PAUD, terdapat 18,7 ribu peserta didik dengan disabilitas yang sudah terdaftar di institusi pendidikan dini di seluruh Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak dengan disabilitas dapat menuntut ilmu sejak usia dini melalui institusi pendidikan yang menyediakan fasilitas bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus.
Sementara itu, sekitar 67,8 ribu anak dengan disabilitas telah terdaftar dan belajar di jenjang pendidikan dasar.
Lebih lanjut, 151,7 ribu anak dengan disabilitas melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan menengah, baik pendidikan menengah pertama atau menengah atas. Tingginya angka ini menjadi indikator banyaknya anak-anak dengan disabilitas yang terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Tak hanya SLB atau sekolah inklusi, anak-anak disabilitas pun banyak yang belajar melalui pendidikan luar sekolah, seperti 6,9 ribu anak dengan disabilitas yang berpartisipasi dalam pendidikan berbasis masyarakat yang melibatkan anggota masyarakat untuk mengakomodasi pendidikan inklusif.
Baca Juga: 5 Kabupaten dengan Jumlah Penyandang Disabilitas Tertinggi di Jawa Tengah
Sumber:
https://referensi.data.kemendikdasmen.go.id/berkebutuhan_khusus/total/wilayah?kelas=semua