Mayoritas Publik RI Berencana Mudik Idulfitri 2026 dengan Kendaraan Pribadi

Sebanyak 61% publik RI memilih kendaraan pribadi untuk rencana mudik Idulfitri 2026.

Moda Transportasi Pilihan Publik RI untuk Berangkat Mudik

(Idul Fitri 2026)
Ukuran Fon:

Mudik Idulfitri telah menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat Indonesia. Setiap menjelang Lebaran, jutaan orang bersiap kembali ke kampung halaman untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga.

Memasuki Idulfitri 2026, pemerintah memprediksi arus mudik akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memperkirakan sekitar 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik tahun ini.

“Kami melakukan survei, ada 143,7 juta orang atau hampir 144 juta orang yang akan melakukan perjalanan. Namun kami mengantisipasi kemungkinan kenaikan karena tahun lalu survei 146 juta, realisasinya mencapai 154 juta,” ujarnya, mengutip, Antara (20/2/2026).

Baca Juga: Kendaraan Pribadi Masih Jadi Andalan Mudik 2026

Gambaran pilihan transportasi publik terlihat dalam survei yang dilakukan oleh Yougov pada November 2025. Survei ini dilakukan melalui kuesioner daring terhadap 2.012 responden dewasa berusia 18 tahun ke atas. Responden dipilih berdasarkan jenis kelamin, usia, serta kelas sosial ekonomi, sehingga hasilnya dapat merepresentasikan kondisi populasi secara menyeluruh.

Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas publik Indonesia masih mengandalkan transportasi pribadi untuk berangkat mudik. Mobil pribadi menjadi pilihan utama dengan persentase 37%, disusul motor pribadi sebesar 24%. Preferensi terhadap kendaraan pribadi ini dipengaruhi oleh fleksibilitas waktu, kenyamanan perjalanan bersama keluarga, serta kemudahan menjangkau daerah yang tidak terlayani transportasi umum secara langsung.

Adapun transportasi umum tetap menjadi pilihan sebagian responden. Bus dipilih oleh 11% responden, kereta api 10%, dan pesawat 8%. Mobil sewaan tercatat sebesar 6%, sementara shuttle, minibus, atau mobil travel serta kapal masing-masing 2%. Moda kereta cepat Whoosh berada pada angka 1%. Data ini menunjukkan bahwa meskipun transportasi umum tetap diminati, proporsinya masih berada di bawah penggunaan kendaraan pribadi.

Tingkat preferensi moda perjalanan tersebut dapat menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk memperkuat kesiapan manajemen lalu lintas, keselamatan berkendara, serta peningkatan layanan transportasi umum yang lebih aman, efisien, dan nyaman selama periode mudik 2026 mendatang.

Baca Juga: Siap-Siap, 43% Publik RI Rencana Mudik 2-6 Hari Sebelum Idulfitri 2026

Sumber:

https://yougov.com/articles/53908-indonesias-2026-ramadan-mudik-outlook-top-travel-periods-transport-modes-and-booking-methods

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook