Sentimen Publik terhadap Tuntutan Hukum Kasus Chromebook Nadiem Makarim di Media Sosial

Sentimen publik di media online terhadap tuntutan 18 tahun penjara Nadiem Makarim didominasi sentimen negatif sebesar 58,6%.

Sentimen Publik terhadap Isu Nadiem Makarim di Media Online

(Mei 2026)
Ukuran Fon:

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menjadi salah satu isu yang menyita perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Perkara yang menyeret nama mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, memunculkan perdebatan luas di media sosial maupun media online.

Baca Juga: Bagaimana Kepercayaan Publik terhadap Kejagung dalam Penanganan Kasus Chromebook?

Dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nadiem Makarim hukuman penjara selama 18 tahun serta denda Rp1 miliar subsider 190 hari pidana kurungan. Selain itu, Nadiem juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp809 miliar dan Rp4,8 triliun atau total senilai Rp5,6 triliun. Besarnya tuntutan tersebut memicu beragam respons publik, mulai dari dukungan, kritik, hingga perdebatan mengenai penegakan hukum di Indonesia.

Berdasarkan pemantauan Drone Emprit, isu tuntutan hukum kasus Chromebook Nadiem Makarim diberitakan dalam 869 artikel media online dengan total 4.236 mentions. Sementara itu, di media sosial tercatat 14.706 sample mentions yang berasal dari berbagai platform, seperti Twitter/X, Facebook, Instagram, TikTok, serta media online. Pengumpulan data dilakukan pada 13-14 Mei 2026 pukul 23.59 WIB.

Hasil analisis sentimen menunjukkan bahwa pemberitaan media online didominasi sentimen negatif sebesar 58,6%. Narasi negatif banyak memperkuat pernyataan JPU yang menyebut kasus ini sebagai bentuk kejahatan kerah putih yang merugikan keuangan negara hingga Rp1,5 - Rp2,1 triliun. Selain itu, publik juga menyoroti keberadaan shadow team di luar struktur resmi kementerian yang dinilai menjadi bagian kontroversial dalam pengambilan kebijakan. Tidak sedikit pula komentar yang menilai kasus ini telah menghambat pemerataan pendidikan akibat dugaan penyimpangan dalam pengadaan perangkat pembelajaran.

Di sisi lain, sentimen positif mencapai 36,6%. Respons positif didominasi pemberitaan mengenai kekecewaan Nadiem Makarim atas tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Ia mengaku sangat kecewa serta mempertanyakan tuntutan yang dinilainya lebih berat dibanding hukuman bagi pelaku pembunuhan maupun terorisme.

“Hari ini adalah hari yang sangat, sangat, sangat mengecewakan. Mungkin tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan perasaan saya,” ujarnya mengutip Liputan6 (13/5/2026).

Selain itu, sentimen positif juga muncul dari dukungan emosional pengemudi ojek online, pemberitaan mengenai kondisi kesehatannya yang harus menjalani operasi pasca sidang, hingga klarifikasi terkait kenaikan hartanya yang disebut bukan berasal dari hasil korupsi. Adapun sentimen netral tercatat sebesar 4,8%, yang umumnya berisi informasi perkembangan persidangan tanpa opini tertentu.

Baca Juga: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Bagaimana Respons Warganet?

Sumber:

https://x.com/droneempritoffc/status/2055267491560206470?s=46

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook