Penduduk Jawa Barat Tembus 51 Juta Jiwa pada 2026

Pada 2026, jumlah penduduk Jawa Barat diproyeksikan mencapai 51,16 juta jiwa, meningkat 810 ribu jiwa dibandingkan 2024.

Perkembangan Jumlah Penduduk Jawa Barat

(Tahun 2022-2026)

Jumlah penduduk menjadi salah satu indikator penting dalam melihat perkembangan suatu wilayah. Pertumbuhan penduduk tidak hanya berkaitan dengan bertambahnya jumlah masyarakat, tetapi juga berhubungan dengan kebutuhan terhadap tempat tinggal, infrastruktur, layanan publik, hingga lapangan pekerjaan. Di Jawa Barat, jumlah penduduk terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Jabar Juaranya Wisata Air Terbanyak Se-Indonesia

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Jawa Barat mencapai 49,41 juta jiwa pada 2022. Jumlah tersebut meningkat menjadi 49,86 juta jiwa pada 2023. Pada 2024, jumlah penduduk kembali bertambah menjadi 50,35 juta jiwa.

Tren tersebut berlanjut pada 2025 dengan jumlah penduduk mencapai 50,76 juta jiwa. Pada 2026, jumlah penduduk Jawa Barat diproyeksikan mencapai 51,16 juta jiwa. Dengan demikian, jumlah penduduk Jawa Barat bertambah sekitar 1,75 juta jiwa dalam periode 2022-2026. Pertumbuhan tersebut terjadi secara konsisten setiap tahun.

Seiring bertambahnya jumlah penduduk, kepadatan penduduk Jawa Barat juga mengalami peningkatan. Pada 2024, kepadatan penduduk tercatat sekitar 1.359 jiwa per km². Angka tersebut naik menjadi 1.381 jiwa per km² pada 2026.

Dari sisi jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki dan perempuan sama-sama mengalami peningkatan. Namun, pertumbuhan penduduk perempuan tercatat lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

BPS Jawa Barat juga mencatat laju pertumbuhan penduduk pada 2026 sebesar 1,02%. Pertumbuhan ini berbeda antardaerah. Kota Sukabumi mencatat laju pertumbuhan tertinggi sebesar 1,42%, disusul Kota Cimahi sebesar 1,35% dan Kabupaten Bandung Barat sebesar 1,34%. Sementara itu, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Ciamis memiliki laju pertumbuhan terendah, masing-masing 0,61%.

Bertambahnya jumlah penduduk membuat kebutuhan wilayah ikut berkembang. Karena itu, pertumbuhan penduduk perlu diikuti dengan penyediaan infrastruktur, permukiman, pelayanan publik, dan kesempatan kerja yang memadai agar perkembangan jumlah penduduk dapat berjalan seimbang dengan kapasitas wilayah.

Baca Juga: Keterwakilan Perempuan Masih Rendah, Ini 10 Daerah Terbawah di Parlemen Jawa Barat

Sumber:

https://jabar.bps.go.id/id/publication/2026/09/28/0df044e45e8771a2d46bd523/statistik-daerah-provinsi-jawa-barat-2026.html

Annisa Rendanianti
Ditulis oleh Annisa Rendanianti

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc