Menurut laporan APBN KiTa edisi Mei 2026 yang dirilis Kementerian Keuangan (Kemenkeu), realisasi belanja Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp88,15 triliun sejak awal tahun hingga 31 Mei 2026. Jumlahnya naik 17,53% dibanding periode sebelumnya.
Realisasi ini terus meningkat dari bulan ke bulan. Pada Januari, realisasi belanja MBG ada di angka Rp19,55 triliun, yang kemudian naik 99,36% menjadi total Rp38,97 triliun pada bulan berikutnya.
Memasuki Maret 2026, Program MBG menghabiskan Rp55,34 triliun, yang kemudian naik mencapai Rp75 triliun pada bulan berikutnya.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan SPPG Terbanyak Juni 2026, Jawa Barat di Puncak!
Hingga Mei 2026, terdapat 63,13 juta penerima MBG dengan total 29.670 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif beroperasi. Setiap SPPG melayani antara 500-3.000 penerima manfaat guna mencapai target.
Penerima MBG masih didominasi oleh kelompok siswa dengan total 48,9 juta pada Mei 2026, naik tipis dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 48,8 juta. Sementara itu, penerima dari kelompok di luar siswa tercatat sebesar 14,3 juta, naik dari bulan April yang sebesar 13,2 juta.
Jika dibandingkan dengan sektor lain, anggaran untuk program MBG ini telah melampaui anggaran untuk belanja bantuan sosial sebesar Rp71,7 triliun dan belanja modal sebesar Rp81,6 triliun.
Realisasi belanja MBG pun tercatat lebih besar dibanding realisasi anggaran ketahanan pangan yang sebesar Rp66,6 triliun hingga akhir Mei 2026. Anggaran ini digunakan untuk subsidi pupuk dan menyuntik Bulog.
Menurut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, setiap anggaran dan sumber daya yang ada akan digunakan secara efektif dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan setiap dapur menghasilkan makanan yang aman, sehat, dan bergizi. Karena itu, pembenahan standar operasional, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan pengawasan menjadi agenda utama kami,” ungkapnya, mengutip laman resmi BGN (4/6/2026).
Baca Juga: MBG Dapat Rp335 T dari RAPBN 2026, Siapa yang Paling Diuntungkan?
Sumber:
https://media.kemenkeu.go.id/getmedia/1d8d479f-8d4e-41a2-9823-ab2ede4234d2/Publikasi-Paparan-Web-Konpers-APBN-KiTa-(Juni-2026).pdf?ext=.pdf