Sentimen Warganet TikTok terhadap Penanganan Karhutla di Kalimantan
Isu penanganan karhutla di Tiktok pada Agustus 2026 didominasi sentimen positif sebesar 38,9%, diikuti sentimen negatif 37,6%, dan netral 23,5%.
Sentimen Warganet Tiktok terhadap Penanganan Karhutla
(Agustus 2026)
Unduh
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan tidak hanya meninggalkan persoalan lingkungan, tetapi juga membawa dampak langsung bagi masyarakat. Kabut asap mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan kualitas udara, dan dalam kondisi tertentu membuat kegiatan pendidikan hingga transportasi ikut terdampak. Situasi tersebut membuat penanganan karhutla menjadi perhatian publik, termasuk di media sosial.
Baca Juga: Penanganan Karhutla di Kalimantan Tuai 61,2% Sentimen Negatif di X
Percakapan mengenai karhutla pun berkembang di berbagai platform digital. Berdasarkan analisis Drone Emprit, isu penanganan kebakaran hutan dan lahan muncul dalam 39.063 artikel media online. Sementara itu, terdapat 72.158 sample mentions yang berasal dari Twitter/X, Facebook, Instagram, TikTok, serta media online. Data tersebut dihimpun pada 1-25 Agustus 2026 hingga pukul 23.59 WIB.
Khusus di TikTok, sentimen positif menjadi yang terbesar dengan proporsi 38,9%. Sementara itu, sentimen negatif mencapai 37,6%, sedangkan 23,5% lainnya tergolong netral. Komposisi ini menunjukkan bahwa percakapan di TikTok cenderung berimbang, dengan sentimen positif sedikit lebih tinggi dibandingkan sentimen negatif.
Sentimen positif terutama muncul dari konten yang memperlihatkan kerja petugas pemadam di lapangan. Video yang menampilkan perjuangan petugas secara langsung membuat penanganan karhutla tidak hanya dilihat sebagai kerja pemerintah, tetapi juga sebagai upaya para petugas yang berhadapan langsung dengan api. Respons pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan seperti air bersih, masker, dan melakukan evakuasi juga mendapat perhatian positif.
Namun, apresiasi itu berjalan beriringan dengan kritik. Konten mengenai dugaan pembakaran lahan sawit secara sengaja menjadi salah satu pemicu sentimen negatif. Warganet juga membagikan kondisi kabut asap pekat di Kalimantan dan mempertanyakan efektivitas penanganan ketika titik kebakaran masih terus bertambah.
Percakapan di TikTok menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap karhutla, baik dari sisi kondisi lingkungan maupun dampaknya terhadap kehidupan warga. Respons yang muncul juga memperlihatkan bahwa publik tidak hanya mengikuti perkembangan kebakaran, tetapi turut menaruh perhatian pada upaya penanganan dan kondisi di lapangan.
Baca Juga: Sentimen Publik RI terhadap Penanganan Karhutla di Media Online
Sumber:
https://x.com/droneempritoffc/status/2092806559244153143?s=46
Ditulis oleh Annisa Rendanianti
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
Jawa Timur Jadi Provinsi dengan Pendaftar Haji Terbanyak 2026
5 Kafe Paling Populer di Indonesia 2026, Ada Langgananmu?