Ekosistem startup Indonesia tercatat sedikit melemah pada 2025, dengan total pendanaan turun menjadi US$335,7 juta dari 91 proyek, mencerminkan pasar investasi yang semakin selektif.
Padahal, total pendanaan startup di Indonesia sempat tembus US$6.897 juta pada 2021, tertinggi sejak tahun 2020, sebelum akhirnya terus turun hingga ke titik terendah pada 2025.
Menurut laporan Discovery Shift, penurunan ini bukan mencerminkan berkurangnya minat investor di Indonesia, melainkan lebih selektifnya investor dalam menanamkan modal.
Baca Juga: Indonesia Sebagai Pusat Startup Terbesar Se-Asia Tenggara
Dari banyaknya startup di Indonesia, Astro menempati posisi pertama dengan pendanaan terbesar. Perusahaan yang bergerak di sektor quick commerce ini memperoleh pendanaan sebesar US$51,9 juta dalam putaran Seri C.
Pendanaan tersebut dipimpin oleh Amazon dan diharapkan dapat memperkuat operasional perusahaan, mulai dari pengelolaan inventaris hingga peningkatan efisiensi pengiriman barang kepada pelanggan.
Di posisi kedua terdapat Sirclo yang mengantongi pendanaan sebesar US$38 juta. Startup yang berfokus pada solusi e-commerce dan digitalisasi bisnis ini dikenal membantu berbagai merek dan pelaku usaha mengembangkan kanal penjualan online.
Moladin berada di urutan ketiga dengan total pendanaan US$35 juta. Startup otomotif berbasis teknologi ini menyediakan berbagai layanan keuangan dan pembiayaan kendaraan.
Startup fintech Yup berhasil menghimpun pendanaan sebesar US$32 juta melalui putaran C-1. Perusahaan yang berada di bawah Finture Group tersebut menawarkan layanan keuangan digital dan akses kredit bagi masyarakat.
DACHIN atau Dachin Etech Global melengkapi daftar lima besar startup dengan pendanaan terbesar di Indonesia pada 2025. Perusahaan ini memperoleh investasi senilai US$16,7 juta. Meski nilainya lebih kecil dibanding empat startup di atas, pendanaan tersebut tetap menempatkan DACHIN sebagai salah satu penerima modal terbesar di ekosistem startup nasional.
Adapun laporan ini dihimpun dari berbagai sumber di Indonesia, mulai dari Badan Pusat Statistik (BPS), Financial Times, dan sumber valid lainnya untuk menyusun gambaran ekosistem startup di Indonesia pada 2025.
Baca Juga: Negara dengan Koleksi Startup Terbanyak 2024
Sumber:
https://docs.dsx.vc/d/startupreport2026