Menurut portal Satu Data Indonesia, Cilincing menjadi kecamatan yang paling banyak memiliki Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta. Pada tahun 2024, daerah yang berada di Jakarta Utara ini mencatatkan jumlah RPTRA sebanyak 26 lokasi.
RPRTA merupakan konsep ruang terbuka hijau yang dirancang secara terpadu dengan mengedepankan fasilitas yang ramah bagi anak-anak serta masyarakat umum.
Masih dari Jakarta Utara, Tanjung Priok mencatatkan sebanyak 19 titik RPTRA di wilayahnya, menempatkannya di bangku kedua.
Baca Juga: Persentase Anak yang Mengalami Kekerasan Seksual di DKI Jakarta Tahun 2025
Posisi ketiga diduduki oleh Cengkareng yang terletak di Jakarta Barat dengan jumlah ruang publik yang ramah anak sebanyak 17 lokasi.
Pemeringkatan lima besar dalam daftar kawasan dengan ruang ramah anak terbanyak di Jakarta ini dilengkapi oleh Cakung dari Jakarta Timur dan Kelapa Gading dari Jakarta Utara, dengan banyaknya RPTRA pada kedua wilayah ini berturut-turut 17 dan 14 titik.
Dengan angka yang sama seperti Kelapa Gading, Kembangan dari Jakarta Barat serta Jagakarsa dari Jakarta Selatan menyusul di urutan keenam dan ketujuh. Dengan ini, terdapat tiga wilayah yang masing-masing mencatatkan 14 RPTRA di kawasannya.
Adapun Duren Sawit yang terletak di Jakarta Timur bertengger di bangku kedelapan dengan total 12 RPTRA.
Daftar sepuluh wilayah dengan ruang publik ramah anak terbanyak di Jakarta ini ditutup oleh kecamatan dari Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, yaitu Tanah Abang dan Pasar Minggu yang masing-masing memiliki 11 titik RPTRA.
Jika dipetakan, daftar kawasan dengan ruang ramah anak terbanyak ini didominasi oleh wilayah Jakarta Utara. Dari sepuluh kecamatan yang masuk pemeringkatan, tiga di antaranya mewakili kota administrasi tersebut.
Jakarta Utara sendiri menjadi kota administrasi yang memiliki RPTRA terbanyak di Jakarta pada tahun 2024, dengan total 77 lokasi ruang publik ramah anak.
Secara keseluruhan, total RPTRA di Jakarta pada tahun 2024 telah mencapai 324 titik. Dibandingkan dengan capaian pada tahun 2023 lalu, angka fasilitas publik ini tidak mengalami penambahan lokasi.
Kendati demikian, jumlah tersebut sudah melampaui target yang awalnya berjumlah 267 lokasi. Dari total keseluruhan RPTRA tersebut, sebanyak 253 RPTRA di antaranya dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan 71 RPTRA dibangun dengan menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Pemerintah Provinsi Jakarta menargetkan jumlah RPTRA terus bertambah dan terpelihara sehingga menjadi kebanggaan warga Jakarta.
"Untuk itu, berbagai kegiatan di RPTRA yang menjadi laboratorium PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga), untuk bagaimana kita bisa memaksimalkan semuanya," ucap Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta, Dwi Oktavia dalam seminar Peningkatan Kapasitas Keterpaduan Poktan di RPTRA secara online, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga: Jumlah RPTRA di Jakarta pada 2024: Jakarta Utara Terbanyak
Sumber:
https://data.go.id/dataset/dataset/jumlah-ruang-publik-terpadu-ramah-anak-rptra