Daging Sapi Jadi Penyumbang Terbesar Deforestasi Global, Tembus 42%
Sepanjang 2001-2022, produksi daging sapi jadi penyebab utama deforestasi, mencapai 42%.
7 Komoditas Pertanian Penyumbang Deforestasi Global Terbesar
(Tahun 2001-2022)
Unduh
Pada tahun 2020, bumi memiliki 3,5 miliar hektare hutan lahan yang memenuhi lebih dari 27% luas daratan dunia. Namun mirisnya, 23 juta hektare hutan alam pada tahun 2025 hilang akibat penebangan liar, kebakaran, dan pembukaan lahan.
Meningkatnya permintaan pangan global telah menyebabkan deforestasi yang luas dengan 90% pemicunya adalah sektor pertanian. Ketika pohon ditebang untuk produksi sektor pertanian, hutan di sekelilingnya sering kali kekurangan keanekaragaman hayati sekaligus kapasitas penyimpanan karbon alami.
Dalam artikel penelitian Global patterns of commodity-driven deforestation and associated carbon emissions oleh Singh & Persson (2026), sepanjang 2001 hingga 2022, total deforestasi akibat produksi komoditas pertanian mencapai 121,8 juta hektare.
Baca Juga: Angka Deforestasi Tembus 433 Ribu Hektare
Hasil tersebut didapatkan melalui model Deforestation Driver and Carbon Emissions (DeDuCE), yang memanfaatkan kekuatan komputasi Google Earth Engine (GGE) untuk melacak deforestasi dan menghubungkannya dengan produksi komoditas pertanian dan kehutanan global.
Perluasan lahan penggembalaan, terutama untuk produk daging sapi, menjadi komoditas terbesar yang menyebabkan deforestasi dengan persentase 42%.
Pertanian sapi dalam praktiknya membutuhkan lahan yang luas, terutama untuk merumput. Seiring dengan permintaan global akan daging sapi meningkat, maka perluasan lahan akan semakin marak.
Selanjutnya, urutan kedua ditempati oleh biji penghasil minyak yang menyumbang 16% dari keseluruhan total deforestasi dan 14% dari emisi karbon.
Hampir seluruh permintaan sawit global dipenuhi oleh Indonesia. Dengan demikian, 6% dari deforestasi global disebabkan oleh proses produksi minyak sawit Indonesia. Adapun Indonesia telah meluncurkan moratorium terhadap penerbitan izin perkebunan kelapa sawit baru pada tahun 2018 untuk mengatasi masalah deforestasi.
Penyumbang utama lainnya yang menempati urutan ketiga adalah hasil hutan (kertas & kayu) dan produksi sereal yang masing-masing mencapai persentase hingga 12%. Sangat jauh jika dibandingkan dengan besarnya persentase produksi daging sapi.
Umbi-umbian dan sayuran menyumbang persentase yang sama dengan 5%, menempati urutan keempat. Terakhir, kopi, kakao, rempah menutup daftar komoditas penyumbang deforestasi terbesar dengan persentase sebanyak 4%, selisih 1% dari komoditas sebelumnya.
Baca Juga: Tanah Papua Kehilangan 778 Ribu Ha Hutan Alam Sepanjang 2002-2025
Sumber:
https://www.nature.com/articles/s43016-026-01305-4#MOESM1
Ditulis oleh Zalfa Ronaa
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
DIY Jadi Provinsi dengan Lansia Pendengar Radio Terbanyak 2025