10 Daerah dengan Ormas/LSM Terbanyak di Jawa Timur

Kabupaten Sidoarjo memiliki jumlah ormas/LSM terdaftar terbanyak di Jawa Timur pada 2025 dengan 517 organisasi, disusul Nganjuk 501 dan Madiun 499.

Daerah dengan Ormas/LSM Terbanyak di Jawa Timur

(Tahun 2025)

Organisasi kemasyarakatan (ormas) menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk berkumpul dan menjalankan berbagai kegiatan bersama. Bentuknya pun beragam, mulai dari organisasi sosial, keagamaan, kepemudaan, hingga kelompok yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat. Perkembangannya dapat terlihat dari jumlah organisasi yang tercatat di masing-masing daerah.

Baca Juga: Muhammadiyah Masuk Jajaran Ormas Agama Terkaya di Dunia

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat perkembangan jumlah organisasi masyarakat atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) pada 2025. Data tersebut menunjukkan jumlah ormas/LSM di setiap kabupaten/kota cukup beragam. Secara keseluruhan, jumlah ormas/LSM yang terdaftar di Jawa Timur meningkat dari 923 organisasi pada 2024 menjadi 1.009 organisasi pada 2025.

Bila dilihat berdasarkan wilayah, Kabupaten Sidoarjo menjadi daerah dengan jumlah ormas/LSM terdaftar terbanyak di Jawa Timur pada 2025, yakni mencapai 517 organisasi. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Nganjuk dengan 501 organisasi dan Kabupaten Madiun sebanyak 499 organisasi.

Kota Pasuruan berada di peringkat keempat dengan 468 organisasi. Jumlah tersebut membuat Kota Pasuruan menjadi satu-satunya wilayah perkotaan yang masuk empat besar. Sementara itu, Kabupaten Bondowoso menempati posisi kelima dengan 373 organisasi, disusul Kabupaten Bojonegoro sebanyak 369 organisasi.

Daerah lain yang masuk dalam sepuluh besar adalah Kabupaten Pacitan dengan 321 organisasi, Kabupaten Mojokerto sebanyak 319 organisasi, Kabupaten Situbondo 306 organisasi, serta Kabupaten Ponorogo dengan 298 organisasi.

Menariknya, sejumlah daerah mengalami perubahan jumlah terdaftar yang cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Sidoarjo, misalnya, mencatat 620 ormas/LSM pada 2024 sebelum menjadi 517 organisasi pada 2025. Sebaliknya, Kabupaten Pacitan meningkat dari 285 menjadi 321 organisasi.

Ormas/LSM merupakan organisasi yang secara sukarela memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat tanpa tujuan memperoleh keuntungan. Organisasi yang aktif juga dinilai dapat membantu tugas pemerintah daerah karena berperan sebagai mitra dalam kehidupan masyarakat. Untuk menjalankan peran tersebut, ormas perlu memiliki legalitas dan terdaftar di Bakesbangpol.

Besarnya jumlah ormas di suatu wilayah menunjukkan adanya ruang partisipasi masyarakat yang cukup aktif melalui organisasi. Namun, keberadaan tersebut juga perlu diiringi tata kelola dan aktivitas yang baik agar organisasi benar-benar mampu menjadi jembatan antara kepentingan masyarakat dan pemerintah.

Baca Juga: 10 Provinsi dengan Jumlah Ormas Terbanyak, Jawa Dominasi

Sumber:

https://jatim.bps.go.id/id/publication/2026/08/28/94ae2542a4bb6a1062adb208/statistik-politik-dan-keamanan-provinsi-jawa-timur-2025.html

Annisa Rendanianti
Ditulis oleh Annisa Rendanianti

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc