10 Negara Destinasi Wisata Paling Ramah Muslim 2026, Indonesia Peringkat Berapa?
Indonesia berhasil menempati peringkat kedua destinasi wisata ramah muslim dunia dalam GMTI 2026 dengan skor 79 berdasarkan 4 aspek penilaian ACES
10 Negara Destinasi Wisata Paling Ramah Muslim di Dunia
(Juni 2026)
Unduh
Indonesia kembali menorehkan prestasi di sektor pariwisata internasional. Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 menempatkan Indonesia di peringkat kedua sebagai destinasi wisata ramah muslim dengan skor 79, naik tiga peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.
GMTI merupakan indeks tahunan yang diterbitkan Mastercard bersama CrescentRating untuk mengukur tingkat kesiapan destinasi dalam melayani wisatawan muslim. Pada edisi Juni 2026, indeks ini mengevaluasi 150 destinasi di seluruh dunia menggunakan kerangka Access, Communication, Environment, and Services (ACES) yang terdiri atas 17 indikator.
Penilaian GMTI tidak dilakukan melalui survei responden. Indeks ini menggabungkan berbagai sumber informasi, mulai dari data lembaga internasional, riset CrescentRating, dan masukan panel ahli. Seluruh data tersebut kemudian diolah menjadi satu skor komposit untuk setiap destinasi berdasarkan kerangka ACES.
Aspek Access mencakup konektivitas, kemudahan visa, serta infrastruktur transportasi. Sementara itu, aspek Communication menilai kemampuan bahasa, promosi destinasi, dan kesiapan para pemangku kepentingan dalam melayani wisatawan muslim.
Adapun aspek Environment mencakup faktor pendukung seperti keamanan, utilitas dasar, dan keberlanjutan. Sedangkan aspek Services menilai ketersediaan fasilitas yang dibutuhkan wisatawan muslim, mulai dari tempat ibadah, pilihan makanan halal, fasilitas di bandara, akomodasi ramah muslim, hingga atraksi berbasis warisan budaya Islam.
Baca Juga: Jawa Barat Jadi Provinsi Paling Ramah Muslim di Indonesia 2025
Adapun negara destinasi wisata paling ramah muslim di dunia ditempati Malaysia dengan skor 83. Indonesia berada di posisi kedua bersama Arab Saudi dan Turki yang sama-sama meraih skor 79.
Di bawahnya terdapat Qatar dengan skor 76, diikuti Uni Emirat Arab yang memperoleh skor 75. Bahrain, Iran, dan Kuwait berbagi peringkat ketujuh dengan skor 74, sedangkan Oman menempati posisi ke-10 dengan skor 73.
Laporan GMTI 2026 juga membeberkan perkembangan pasar wisata muslim global. Jumlah perjalanan wisatawan muslim internasional mencapai 208 juta pada 2026 dan diproyeksikan meningkat menjadi 262 juta pada 2030.
Seiring pertumbuhan tersebut, pengeluaran wisatawan muslim diperkirakan mencapai US$310 miliar per tahun, mengindikasikan besarnya potensi ekonomi dari sektor ini.
Kementerian Pariwisata menilai capaian tersebut didukung oleh penguatan ekosistem pariwisata ramah muslim, melalui sertifikasi halal, pengembangan 15 destinasi melalui Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025, promosi destinasi, hingga penyusunan pedoman layanan.
Melalui berbagai upaya tersebut, pemerintah menargetkan Indonesia dapat kembali menempati posisi teratas dalam pemeringkatan GMTI pada tahun mendatang.
Baca Juga: 10 Provinsi Paling Ramah Muslim di Indonesia 2018-2025
Sumber:
https://crescentrating.com/insights/gmti?a=GMTI010&b=GMTI099
Ditulis oleh Rosita Fatimah Azahra
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
10 Provinsi dengan Desa di Tepi Laut Terbanyak 2025