Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi bayam Indonesia tercatat meningkat mencapai 1,7 juta kuintal pada 2025 dari tahun sebelumnya yang sebesar 1,6 juta kuintal.
Jawa Barat kembali menunjukkan dominasinya dalam sektor hortikultura nasional. Provinsi ini jadi penghasil bayam terbesar pada 2025, mencapai 372,7 ribu kuintal, setara 21,7% dari total produksi nasional.
Di bawah Jawa Barat, terdapat Sumatra Utara dengan produksi bayam sebesar 163,5 ribu kuintal. Selisih produksinya relatif tipis dengan Jawa Tengah yang berada di peringkat ketiga dengan produksi 161 ribu kuintal.
Sementara itu, Jawa Timur berada di posisi keempat dengan produksi mencapai 148,9 ribu kuintal. Keempat provinsi tersebut menjadi kontributor utama pasokan bayam nasional sepanjang 2025.
Baca Juga: Pisang Jadi Buah yang Paling Banyak Dipanen di Indonesia 2025
Dengan jumlah produksi yang lebih rendah, Banten mengisi posisi kelima dengan produksi bayam sebesar 76,4 ribu kuintal, disusul tipis oleh Riau yang produksinya mencapai 74,1 ribu kuintal dan Sumatra Barat sebesar 72,1 ribu kuintal.
Lampung mengisi bangku kedelapan dengan memproduksi 65,6 ribu kuintal bayam, diikuti Aceh dengan 50,4 ribu kuintal. Nusa Tenggara Timur menutup daftar sepuluh besar dengan 48,5 ribu kuintal.
Data di atas menunjukkan bahwa Pulau Jawa masih menjadi pusat produksi bayam Indonesia, dengan empat provinsinya terdapat di jajaran sepuluh besar.
Jika digabungkan, produksi bayam dari keempat provinsi tersebut mencapai sekitar 759 ribu kuintal atau hampir 44% dari total produksi nasional. Tingginya produksi ini didukung oleh luas lahan pertanian sayuran, akses pasar yang besar, serta tingginya permintaan dari kawasan perkotaan.
Selain Pulau Jawa, sejumlah provinsi di Sumatra juga menjadi sentra penting produksi bayam nasional. Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Lampung, dan Aceh berhasil masuk dalam daftar sepuluh besar.
Baca Juga: Apa Orang Indonesia Suka Makan Sayur dan Buah?
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/ZUhFd1JtZzJWVVpqWTJsV05XTllhVmhRSzFoNFFUMDkjMyMwMDAw/produksi-tanaman-sayuran-dan-buah-buahan-semusim-menurut-provinsi-dan-jenis-tanaman-.html?year=2025