10 Wilayah Paling Minim Penduduk Miskin di Aceh 2025
Kota Banda Aceh jadi wilayah dengan persentase penduduk miskin terendah di Aceh pada 2025, yakni 5,45%.
10 Wilayah Paling Minim Penduduk Miskin di Aceh
(Tahun 2025)
Unduh
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Indonesia tercatat sebesar 8,25% pada September 2025. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan 2024 yang masih berada di level 8,57%.
Meski menunjukkan perbaikan, kemiskinan masih lebih banyak terjadi di wilayah perdesaan. Pada September 2025, persentase penduduk miskin di perdesaan mencapai 10,72%, lebih tinggi dibandingkan wilayah perkotaan yang tercatat sebesar 6,60%.
Adapun Kota Banda Aceh menjadi wilayah dengan persentase penduduk miskin terendah di Aceh, yakni sebesar 5,45% pada 2025. Hal ini berarti, hanya terdapat lima penduduk miskin dari setiap 100 penduduk di Kota Banda Aceh. Nilainya jauh lebih rendah dibanding capaian provinsi di angka 12,33%.
Baca Juga: 10 Kota dengan Jumlah Penduduk Miskin Terbanyak 2025
Kota Langsa menduduki posisi kedua wilayah dengan persentase penduduk miskin terendah di Aceh, mencapai 8,59%, diikuti Kabupaten Lhokseumawe dengan 9,01% dan Kabupaten Aceh Tenggara sebesar 9,78%.
Kabupaten Aceh Selatan menutup daftar lima besar wilayah paling minim penduduk miskin di Aceh dengan persentase penduduk miskin sebesar 9,89%.
Di bawahnya, Kabupaten Bireuen menyusul dengan 10,30%, diikuti Kabupaten Aceh Jaya (10,37%), Kabupaten Aceh Tamiang (10,84%), dan Kabupaten Aceh Besar (11,05%).
Daftar 10 besar wilayah dengan persentase penduduk miskin terendah ditutup oleh Kabupaten Aceh Timur, yang tercatat memiliki 11,24% penduduk miskin pada 2025.
Sebaliknya, Kabupaten Aceh Singkil menjadi wilayah dengan persentase penduduk miskin terbesar di Aceh, mencapai 17,07%. Posisinya diikuti oleh Kabupaten Gayo Lues dengan 16,77% dan Kabupaten Pidie sebesar 16,46%.
Adapun BPS mendefinisikan penduduk miskin sebagai penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan (GK). Besaran GK berbeda-beda untuk setiap provinsi, ditentukan berdasarkan nilai pengeluaran untuk kebutuhan makanan setara 2.100 kilokalori per kapita per hari serta kebutuhan nonmakanan seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.
Baca Juga: Perkembangan Tingkat Kemiskinan di Indonesia
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjIxIzI=/persentase-penduduk-miskin-p0-menurut-kabupaten-kota.html
Ditulis oleh Agnes Z. Yonatan
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
10 Taman Lingkungan Terluas di Jakarta pada 2025
Jaksel Puncaki Jumlah Mal di DKI Jakarta