4 Negara Peraih Gelar MVP Asean Championship, Tailan Terbanyak
Tailan kokoh mendominasi penghargaan pemain terbaik dengan raihan empat gelar MVP, di mana tiga trofi di antaranya sukses diborong oleh Chanathip Songkrasin.
Distribusi Gelar MVP ASEAN Championship
(Edisi 2010–2026)
Unduh
Gelaran ASEAN Championship edisi 2026 telah usai dengan penobatan penyerang muda Vietnam, Nguyen Dinh Bac, sebagai pemain terbaik. Penghargaan individu ini melengkapi catatan statistik distribusi MVP yang seluruhnya dikuasai oleh empat negara dalam sembilan edisi terakhir sejak tahun 2010.
Rangkuman data ini memperlihatkan adanya kekuatan terpusat yang secara konsisten melahirkan pemain terbaik di level Asia Tenggara.
Tailan memimpin posisi puncak sebagai negara penghasil talenta sepak bola terbaik di kawasan regional dengan koleksi tertinggi mencapai empat gelar MVP. Kekuatan tim nasional berjuluk Gajah Perang ini sangat melekat pada sosok Chanathip Songkrasin yang sukses memborong tiga gelar sekaligus pada edisi 2014, 2016, dan 2020.
Baca Juga: 5 Timnas dengan Final Terbanyak di ASEAN Championship, Indonesia Catatkan 6 Penampilan
Catatan penguasaan Tailan pada era ini kemudian dilengkapi oleh pengatur serangan Theerathon Bunmathan yang menyabet predikat serupa pada turnamen edisi 2022.
Vietnam berada tepat di bawah Tailan berkat keberhasilan para pemainnya mengamankan total tiga gelar MVP. Regenerasi lini serang Vietnam terbukti berjalan baik lewat kemenangan beruntun Nguyen Xuan Son pada 2024 dan Nguyen Dinh Bac pada tahun 2026.
Jauh sebelum era kedua penyerang tersebut, motor serangan Nguyen Quang Hai telah lebih dulu membawa pulang penghargaan individu ini pada edisi 2018.
Dua negara lainnya, yakni Singapura dan Indonesia, melengkapi daftar ini dengan masing-masing mengamankan satu gelar MVP. Singapura mencatatkan rekam jejak individunya lewat kapten Shahril Ishak yang memimpin skuad tersebut memenangi trofi turnamen pada edisi 2012.
Sementara itu, Indonesia mencatatkan namanya lewat jenderal lapangan tengah Firman Utina pada kejuaraan tingkat regional tahun 2010.
Pencapaian Firman Utina pada edisi 2010 tersebut menjadi catatan yang tergolong jarang terjadi dalam sejarah turnamen ini. Ia berhasil membawa pulang trofi pemain terbaik meskipun saat itu Indonesia mengakhiri kompetisi di posisi kedua.
Secara keseluruhan, perolehan gelar pemain terbaik hampir selalu jatuh kepada perwakilan negara yang keluar sebagai juara atau setidaknya berhasil menembus partai puncak.
Baca Juga: 6 Pencetak Gol Terbanyak ASEAN Championship 2026, Indonesia Sumbang 1 Nama
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DcsCtm9yIaC/
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama
IT & Sports Enthusiast
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
Sebaran Taman Bacaan di Jakarta, Jaksel dan Jakut Memimpin
Perjalanan Perpindahan Ibu Kota Indonesia dari Masa ke Masa
10 Wilayah Tujuan Utama Warga Jakarta untuk Pindah pada 2025