Pemerintah Targetkan Rp18 T untuk Revitalisasi Sekolah pada 2027
Dalam RAPBN 2027, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,17 triliun untuk target revitalisasi 12.215 sekolah/madrasah di Indonesia.
Perkembangan Program Revitalisasi Sekolah
(2026-2027)
Unduh
Melalui Buku II Nota Keuangan beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran (TA) 2027, pemerintah memastikan keberlanjutan program perbaikan infrastruktur pendidikan melalui revitalisasi sekolah dan madrasah.
Pada tahun 2026, pemerintah telah menargetkan revitalisasi sekolah dan madrasah sebanyak 12.744 satuan pendidikan. Angka ini mencakup 11.744 unit sekolah dan 1.000 unit madrasah yang tersebar di Indonesia.
Dari sisi anggaran, pagu yang dialokasikan untuk program revitalisasi sekolah dalam APBN 2026 tersebut menyentuh angka Rp17,06 triliun, dengan rincian sebesar Rp14,56 triliun untuk merevitalisasi sekolah, sementara Rp2,5 triliun sisanya dialokasikan untuk revitalisasi madrasah.
Baca Juga: Benarkah Pemerintah Revitalisasi 17 Ribu Sekolah pada 2025?
Dalam RAPBN 2027, canangan target revitalisasi sekolah secara kuantitas justru mengalami penurunan. Pemerintah menetapkan sasaran perbaikan sarana dan prasarana menjadi 12.215 satuan pendidikan yang akan direnovasi.
Namun dari pembiayaan, anggaran yang dikerahkan untuk menyukseskan program ini justru bertumbuh. Alokasi dana untuk revitalisasi sekolah dan madrasah pada tahun 2027 meningkat menjadi sebesar Rp18,17 triliun.
Meskipun rancangan ini belum merincikan pembagian angka yang pasti khusus untuk sekolah atau madrasah, kenaikan pagu anggaran yang tidak diiringi dengan pertambahan target sekolah direvitalisasi ini menunjukkan indikasi adanya perubahan tata kelola serta pergeseran fokus pemerintah pada peningkatan kualitas standar renovasi bangunan itu sendiri.
Revitalisasi sekolah dan madrasah merupakan salah satu pilar dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Program revitalisasi sarana pendidikan ini bertujuan untuk mengakselerasi perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak di seluruh Indonesia agar kembali dapat digunakan.
“Bagi saya, negara wajib memastikan setiap anak sekolah belajar di sekolah yang aman dan bermartabat,“ ungkap Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)-Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Ia menargetkan, program renovasi seluruh satuan pendidikan di Indonesia ini akan selesai secara menyeluruh paling lambat pada tahun 2029 mendatang.
“Tahun 2029 semua sekolah di Indonesia SD, SMP, SMA, SMK, termasuk di pesantren-pesantren, harus kita selesai renovasi. Bahkan di pulau yang paling terluar, yang paling terpencil, yakni Pulau Miangas,” tekadnya.
Menurutnya, revitalisasi sekolah ini harus memastikan seluruh satuan pendidikan berada dalam kondisi yang baik dan aman untuk kegiatan belajar mengajar. Bahkan, perbaikan sanitasi juga menjadi prioritas agar semua sekolah memiliki fasilitas kamar kecil yang layak.
Dalam implementasinya, program revitalisasi sekolah yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini akan menggunakan skema swakelola, yaitu pihak sekolah akan mengelola dana bantuan perbaikan secara mandiri dengan melibatkan peran aktif masyarakat sekitar.
Baca Juga: Distribusi Ketersediaan Toilet Siswa Menurut Jenjang Pendidikan 2024/2025
Sumber:
https://drive.google.com/file/d/1mUbNLalcb6aOhgPhOHW-QSiczOs8yb-Z/view?usp=sharing
Key Insights
- Penurunan target jumlah revitalisasi sekolah dan madrasah pada 2027 menjadi 12.215 unit, dari 12.744 unit pada 2026, mengindikasikan pergeseran prioritas dari kuantitas ke kualitas.
- Meskipun target unit menurun, peningkatan anggaran revitalisasi menjadi Rp18,17 triliun pada 2027 dari Rp17,06 triliun pada 2026 menunjukkan komitmen pemerintah untuk standar renovasi yang lebih tinggi.
- Fokus pada perbaikan sanitasi dan fasilitas kamar kecil yang layak mencerminkan pemahaman pemerintah bahwa lingkungan belajar yang sehat adalah bagian integral dari kualitas pendidikan.
- Target penyelesaian revitalisasi seluruh satuan pendidikan di Indonesia pada 2029 menunjukkan ambisi besar pemerintah untuk mengatasi masalah infrastruktur pendidikan secara komprehensif.
Ditulis oleh Shahibah A
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
Perjalanan Perpindahan Ibu Kota Indonesia dari Masa ke Masa
10 Wilayah Tujuan Utama Warga Jakarta untuk Pindah pada 2025
Jawa Timur Jadi Provinsi dengan Pendaftar Haji Terbanyak 2026