Olahraga kini menjadi bagian dari lifestyle atau gaya hidup penting bagi sebagian masyarakat. Terlebih dengan adanya dorongan dari media sosial, banyak orang yang sebelumnya jarang berolahraga mulai ikut menjalani tren positif ini. Bentuk aktivitasnya pun semakin beragam, mulai dari lari, bersepeda, gym, hingga padel yang belakangan semakin populer.
Di balik tren tersebut, sebenarnya apa yang memotivasi masyarakat Indonesia untuk berolahraga? Jawaban atas pertanyaan ini terungkap dalam hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025 yang menunjukkan bahwa alasan kesehatan masih menjadi pendorong utama masyarakat untuk aktif bergerak.
Baca Juga: 16 Km per Minggu! Begini Rajinnya Pelari Indonesia di Strava
Sebanyak 50,53% masyarakat yang berolahraga mengaku melakukannya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Menariknya, alasan terbesar kedua justru berasal dari faktor pendidikan, yakni sebesar 37,69%. Angka ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh aktivitas olahraga yang dilakukan pelajar dan mahasiswa sebagai bagian dari kegiatan belajar maupun ekstrakurikuler di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, sebanyak 8,02% responden menyebut hobi sebagai alasan utama mereka berolahraga. Kelompok ini umumnya menjadikan olahraga sebagai aktivitas yang dinikmati secara rutin, baik untuk mengisi waktu luang maupun sebagai sarana bersosialisasi dengan komunitas yang memiliki minat serupa.
Alasan menjaga penampilan berada di posisi berikutnya dengan porsi 0,96%. Di sisi lain, hanya 0,83% masyarakat yang berolahraga untuk tujuan prestasi atau profesi. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia berolahraga untuk kebutuhan pribadi dan kesehatan, bukan untuk mengejar karier di bidang olahraga.
Data ini memperlihatkan bahwa kesehatan masih menjadi motivasi utama masyarakat Indonesia untuk aktif berolahraga. Namun, faktor pendidikan, hobi, hingga tren gaya hidup juga turut berperan dalam mendorong semakin banyak orang untuk bergerak dan hidup lebih aktif.
Baca Juga: Simak Dana Pelatnas 2025, Cabor Mana yang Dapat Kucuran Terbesar?
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/05/29/07e7729b9936b34122db0589/statistik-sosial-budaya-2025.html