Segmen Low Cost Green Car (LCGC) selalu menjadi opsi menarik bagi masyarakat yang mencari kendaraan dengan harga terjangkau dan efisien untuk penggunaan harian. Memasuki awal tahun 2026, pasar LCGC menunjukkan adanya penurunan secara tahunan meskipun persaingan antar model tetap berjalan ketat.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales LCGC pada Januari 2026 tercatat sebanyak 10.694 unit. Angka ini turun 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 13.782 unit. Penurunan ini menunjukkan bahwa pasar masih menghadapi tekanan di awal tahun.
Baca Juga: 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia 2025
Pada periode Januari 2026, Honda Brio Satya berhasil menempati posisi pertama sebagai mobil LCGC terlaris dengan penjualan sebesar 3.430 unit. Capaian ini menempatkan Brio Satya unggul cukup jauh dibandingkan model lainnya di segmen yang sama. Di posisi kedua terdapat Daihatsu Sigra yang mencatatkan penjualan sebanyak 2.610 unit. Sigra masih mempertahankan posisinya sebagai salah satu model terkuat di kategori LCGC.
Sementara itu, Toyota Calya berada di peringkat ketiga dengan penjualan 2.579 unit. Selisih antara Sigra dan Calya terlihat sangat tipis, menunjukkan persaingan yang cukup ketat di antara keduanya. Di posisi berikutnya, Toyota Agya mencatatkan penjualan sebesar 1.175 unit dan menempati peringkat keempat. Kemudian di posisi kelima ada Daihatsu Ayla dengan total penjualan 900 unit.
Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa meskipun pasar LCGC mengalami penurunan secara tahunan, distribusi penjualan antar model masih relatif stabil. Persaingan tetap didominasi oleh model-model yang sudah lama berada di segmen ini dengan perbedaan volume yang cukup signifikan antara peringkat teratas dan terbawah.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Jumlah Mobil Terbanyak 2025
Sumber:
https://www.gaikindo.or.id/indonesian-automobile-industry-data/