51% Anak Muda Melek Investasi, Aset Apa yang Paling Diminati?

Pada 2026, sebanyak 51,9% anak muda berinvestasi, didominasi emas perhiasan 33,6% dan saham reksadana digital 23,1%.

Preferensi Aset Investasi Anak Muda

(Kuartal I 2026)
Ukuran Fon:

Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran anak muda terhadap pengelolaan keuangan terus meningkat. Investasi kini tidak lagi dianggap rumit, melainkan menjadi bagian penting dalam perencanaan masa depan. Dengan kemudahan akses melalui platform digital, anak muda kini lebih tertarik mencoba berbagai pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Baca Juga: Investasi Jangka Panjang untuk Gen Z, Emas Jadi Pilihan Terpopuler

Berdasarkan Survei Nasional Muda Bicara ID Q1 2026, sebanyak 51,9% responden menyatakan saat ini melakukan investasi. Sementara itu, 32,1% responden mengaku pernah berinvestasi namun tidak lagi melanjutkannya, dan 16% responden lainnya menyatakan belum pernah berinvestasi. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah memiliki pengalaman dalam investasi, baik yang masih aktif maupun yang tidak lagi berpartisipasi.

Survei ini dilaksanakan pada 1-30 Maret 2026 dengan menggunakan metode computer-assisted self interviewing (CASI). Sebanyak 800 responden berusia 17-40 tahun di seluruh Indonesia terlibat dalam survei ini. Pengambilan sampel dilakukan melalui stratified random sampling berdasarkan usia, jenis kelamin, dan wilayah, dengan margin of error sebesar ±5% dan tingkat kepercayaan 95%.

Dari sisi preferensi aset, emas perhiasan menjadi pilihan investasi paling diminati dengan persentase sebesar 33,6%. Tingginya minat terhadap emas perhiasan menunjukkan bahwa faktor kemudahan akses dan nilai guna masih menjadi pertimbangan utama bagi anak muda dalam memilih instrumen investasi. Selain itu, emas juga dikenal sebagai aset yang relatif stabil dan mudah dicairkan, sehingga dianggap aman bagi investor pemula.

Di posisi berikutnya, saham dan reksadana digital mencatatkan minat sebesar 23,10%. Kehadiran platform digital yang semakin mudah diakses turut mendorong peningkatan partisipasi anak muda dalam investasi pasar modal. Instrumen ini dinilai menawarkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi, meskipun disertai dengan risiko yang juga lebih besar.

Menariknya, investasi berbasis emas tetap mendominasi dalam berbagai bentuk. Selain emas perhiasan, emas fisik dipilih oleh 18,4% responden, sementara emas digital sebesar 12,6%. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai masih sangat kuat di kalangan generasi muda.

Adapun aset kripto mulai dilirik dengan persentase 11,6%, menunjukkan adanya minat terhadap instrumen berisiko lebih tinggi. Sementara itu, investasi pada tanah dan properti hanya mencapai 0,7%, menjadikannya pilihan paling rendah.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 27 April 2026: Antam Turun Rp16.000

Sumber:

https://www.mudabicara.id/kajian/rilis-laporan-survei-nasional-muda-bicara-id-q1/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook