Indeks Pembangunan Manusia Wilayah Jawa Barat 2025, Kota Bandung Tertinggi

Pada 2025, Kota Bandung menjadi wilayah dengan IPM tertinggi di Jawa Barat, mencapai 84,66.

10 Daerah dengan Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi di Jawa Barat

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan salah satu tolok ukur utama untuk menilai kualitas hidup masyarakat di suatu daerah. IPM tidak sekadar menyajikan angka, melainkan menggambarkan kondisi riil masyarakat dalam menjalani kehidupan yang sehat, memperoleh pendidikan yang layak, serta mencapai standar hidup yang memadai.

Baca Juga: Indeks Pembangunan Manusia Wilayah DKI Jakarta 2025, Jakarta Selatan Tertinggi

Badan Pusat Statistik (BPS) menyusun IPM berdasarkan tiga dimensi, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Dimensi kesehatan diukur melalui umur harapan hidup saat lahir, dimensi pendidikan melalui harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah, sedangkan standar hidup layak diukur dari pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan.

Dalam pembangunan daerah, IPM memiliki peran yang sangat strategis. Angka IPM tidak hanya menunjukkan capaian pembangunan, tetapi juga menjadi alat evaluasi kebijakan pemerintah di berbagai sektor. Semakin tinggi nilai IPM, semakin baik kualitas pembangunan manusia di wilayah tersebut.

Oleh karena itu, IPM kerap digunakan untuk memantau perkembangan dari waktu ke waktu sekaligus membandingkan kondisi antarwilayah. Dari sini, pemerintah dapat mengidentifikasi daerah yang masih tertinggal dan merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Dengan kata lain, IPM menjadi jembatan antara data statistik dan arah kebijakan publik yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data BPS pada tahun 2025, IPM Provinsi Jawa Barat tercatat sebesar 75,90. Angka ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Jawa Barat berada pada kategori tinggi, meskipun belum sepenuhnya merata di setiap daerah.

Adapun sepuluh daerah dengan nilai IPM tertinggi didominasi oleh wilayah perkotaan. Kota Bandung berada di urutan pertama dengan nilai 84,66. Selanjutnya, Kota Bekasi mencatat skor 84,43, disusul Kota Depok sebesar 84,04.

Kemudian, Kota Cimahi berada pada angka 80,85, sementara Kota Bogor mencapai 79,75 dan Kota Cirebon 78,99. Kota Sukabumi memperoleh nilai 78,23, diikuti Kabupaten Bekasi sebesar 77,8. Dua daerah lainnya adalah Kota Tasikmalaya dengan nilai 76,59 dan Kabupaten Bandung sebesar 75,58.

Perbedaan nilai IPM antarwilayah ini mencerminkan adanya kesenjangan dalam akses layanan dasar. Kota-kota besar cenderung memiliki IPM lebih tinggi karena didukung oleh fasilitas pendidikan yang lebih lengkap, layanan kesehatan yang lebih baik, serta peluang ekonomi yang lebih luas. Sebaliknya, beberapa wilayah kabupaten masih menghadapi tantangan dalam pemerataan akses dan kualitas layanan tersebut. Oleh karena itu, pemerataan pembangunan perlu terus diperkuat agar peningkatan kualitas hidup dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.

Baca Juga: 10 Provinsi dengan Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi 2025

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2026/04/24/f96755ab0e48765d028c0462/indeks-pembangunan-manusia-2025.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook