10 Daerah dengan Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi di Jawa Tengah 2025

Pada 2025, Kota Salatiga menjadi daerah dengan IPM tertinggi di Jawa Tengah, mencapai 86,23.

10 Daerah dengan Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi di Jawa Tengah

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kualitas hidup masyarakat di suatu wilayah. Melalui IPM, tingkat kesejahteraan penduduk dapat dilihat secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kesehatan dan pendidikan. Oleh karena itu, IPM sering digunakan sebagai acuan dalam menilai keberhasilan pembangunan daerah serta menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga: 10 Provinsi dengan Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi 2025

Badan Pusat Statistik (BPS) menyusun IPM berdasarkan tiga dimensi, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Dimensi kesehatan diukur melalui umur harapan hidup saat lahir, dimensi pendidikan melalui harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah, sedangkan standar hidup layak diukur dari pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan.

Berdasarkan data BPS tahun 2025, IPM Provinsi Jawa Tengah tercatat sebesar 74,77. Jika dilihat lebih rinci, terdapat sejumlah daerah yang mencatat skor di atas rata-rata provinsi. Daerah-daerah tersebut umumnya didominasi oleh wilayah perkotaan yang memiliki akses lebih baik terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta peluang ekonomi.

Kota Salatiga menempati posisi pertama dengan IPM sebesar 86,23, menjadikannya daerah dengan kualitas pembangunan manusia tertinggi di Jawa Tengah pada 2025. Posisi berikutnya ditempati Kota Semarang dengan IPM 85,80 dan Kota Surakarta sebesar 84,92. Ketiga kota ini menunjukkan capaian yang konsisten dalam pembangunan sumber daya manusia.

Selain kota-kota besar, beberapa kabupaten juga berhasil mencatatkan IPM tinggi. Kabupaten Sukoharjo berada di posisi kelima dengan skor 79,90, diikuti Klaten sebesar 78,68 dan Karanganyar dengan 78,67. Tiga daerah lainnya yang masuk dalam sepuluh besar adalah Kota Tegal dengan skor 77,95, kemudian Kudus sebesar 77,94, serta Kota Pekalongan dengan skor 77,76.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Jawa Tengah terus mengalami peningkatan, meskipun masih terdapat kesenjangan antarwilayah. Ke depan, diperlukan upaya yang lebih merata dalam meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta kesejahteraan ekonomi agar kualitas hidup masyarakat di seluruh daerah dapat berkembang secara seimbang. Dengan demikian, IPM tidak hanya menjadi indikator statistik, tetapi juga menjadi pijakan strategis dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan

Baca Juga: Umur Harapan Hidup Indonesia Kembali Naik pada 2025

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2026/04/24/f96755ab0e48765d028c0462/indeks-pembangunan-manusia-2025.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook