Jakarta tidak hanya menjadi pusat pemerintahan dan bisnis nasional, tetapi juga salah satu destinasi utama bagi wisatawan nusantara (wisnus). Beragam pilihan wisata, mulai dari pusat perbelanjaan, kuliner, hiburan, hingga wisata budaya, membuat ibu kota terus menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah. Data terbaru menunjukkan bahwa distribusi kunjungan wisatawan di DKI Jakarta masih terkonsentrasi di beberapa wilayah tertentu yang memiliki daya tarik lebih besar dibandingkan wilayah lainnya.
Baca Juga: 10 Provinsi Tujuan Favorit Wisatawan Nusantara Awal 2026
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, Jakarta Selatan menjadi tujuan favorit wisatawan nusantara pada April 2026 dengan proporsi kunjungan mencapai 28,10% dari total perjalanan wisnus ke DKI Jakarta. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan lima wilayah administratif lainnya di ibu kota.
Tingginya kunjungan ke Jakarta Selatan tidak terlepas dari banyaknya destinasi yang tersedia di wilayah ini. Kawasan tersebut dikenal memiliki pusat perbelanjaan modern, pusat kuliner, ruang terbuka hijau, hingga berbagai tempat hiburan yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Selain itu, akses transportasi yang semakin baik turut mendukung mobilitas pengunjung menuju berbagai destinasi di Jakarta Selatan.
Posisi kedua ditempati oleh Jakarta Pusat dengan proporsi perjalanan wisatawan nusantara sebesar 20,42%. Sebagai pusat pemerintahan dan kawasan bisnis, Jakarta Pusat memiliki sejumlah ikon wisata yang sering dikunjungi wisatawan, seperti kawasan Monas, berbagai museum, serta pusat perbelanjaan yang berada di jantung kota.
Sementara itu, Jakarta Timur berada di urutan ketiga dengan proporsi 19,49%, diikuti Jakarta Barat sebesar 16,32% dan Jakarta Utara sebesar 15,16%. Perbedaan proporsi antarwilayah ini menunjukkan bahwa minat wisatawan cukup tersebar, meskipun masih didominasi oleh Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.
Di sisi lain, Kepulauan Seribu mencatat proporsi kunjungan paling rendah, yakni hanya 0,52%. Meskipun memiliki potensi wisata bahari yang besar, lokasi yang terpisah dari daratan utama Jakarta serta kebutuhan transportasi khusus menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan.
Baca Juga: 10 Objek Wisata di Jakarta dengan Kunjungan Wisnus Terbanyak
Sumber:
https://jakarta.bps.go.id/id/pressrelease/2026/06/02/1292/perkembangan-pariwisata-provinsi-dki-jakarta-april-2026.html