549 Jurnalis Terkena PHK Sepanjang 2025
Menurut catatan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) sebanyak 549 jurnalis tercatat mengalami PHK sepanjang 2025
Jumlah Jurnalis yang Terkena PHK Berdasarkan Media
(Tahun 2025)
Unduh
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi isu yang mewarnai dunia ketenagakerjaan Indonesia pada 2025. Berbagai sektor industri menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi, perubahan strategi bisnis, serta penyesuaian terhadap perkembangan teknologi. Kondisi ini berdampak pada berkurangnya kebutuhan tenaga kerja di sejumlah bidang, termasuk sektor media.
Baca Juga: Jurnalis Jadi Profesi yang Paling Demen Ngopi 2025
Berdasarkan catatan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), jumlah jurnalis yang terkena PHK sepanjang 2025 mencapai 549 orang. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 373 jurnalis. Data tersebut dihimpun dari berbagai laporan kasus PHK dan sengketa ketenagakerjaan.
PHK jurnalis terjadi di berbagai jenis perusahaan media, mulai dari media daring, media cetak, hingga televisi. Data AJI mencatat gelombang PHK berlangsung sejak Maret hingga Juli 2025.
Kompas TV menjadi perusahaan dengan jumlah PHK tertinggi, yakni 150 jurnalis pada Mei 2025. Detik.com menyusul dengan 100 jurnalis yang terdampak pada Maret 2025, disusul MNC Group, termasuk Biro Semarang, sebanyak 99 jurnalis pada Mei 2025.
Selain itu, Liputan6 mencatat 56 jurnalis terkena PHK, RTV sebanyak 45 orang, serta Jawa Pos dengan total 23 jurnalis yang terdampak pada Maret dan Juni 2025.
Media daerah dan nasional lain juga turut terdampak, seperti Pontianak Pos dan Inilah.com masing-masing 20 orang, TV One sebanyak 15 orang, iNews Biro Semarang sebanyak 11 orang, serta CNN Indonesia dengan total 10 orang. Mayoritas jurnalis yang terkena PHK berstatus pekerja tetap atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).
Meningkatnya angka PHK jurnalis menjadi peringatan serius bagi keberlanjutan industri media di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja media, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas demokrasi dan kebebasan pers.
Baca Juga: Bagaimana Penilaian Jurnalis terhadap Kinerja Prabowo-Gibran?
Sumber:
https://aji.or.id/system/files/2026-01/ajicatatan-akhir-tahun-2025.pdf
Ditulis oleh Annisa Rendanianti
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
Jaktim Jadi Wilayah dengan Halte TransJakarta Terbanyak di Jakarta
Tren Jumlah Wisatawan Mancanegara di DIY 2025-2026, Inggris Tumbuh 46%