10 Daerah dengan Huntara Banjir Sumatra Terbanyak per 11 Maret 2026

Pemerintah menargetkan relokasi pengungsi banjir Sumatra ke huntara diselesaikan sebelum lebaran. Berikut rincian daerah dengan pembangunan huntara terbanyak.

10 Daerah dengan Huntara Banjir Sumatra Terbanyak

(Per 11 Maret 2026)
Ukuran Fon:

Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) tengah mengejar penanganan pengungsi bencana banjir Sumatra ke tempat relokasi yang lebih layak sebelum Idulfitri 2026.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian mengatakan percepatan relokasi pengungsi menjadi salah satu fokus dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kami harapkan secepat mungkin bisa menyelesaikan sebelum Idulfitri. Kalau bisa sebelum Idulfitri semua tidak ada di tenda tapi di huntara (hunian sementara), atau menerima dana tunggu hunian yang diberikan,” tekadnya dalam rapat koordinasi tingkat menteri di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga: Lebih dari 10 Juta Orang Terdampak Bencana pada 2025, Mayoritas Akibat Banjir

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah huntara yang sudah terbangun per 11 Maret 2026 telah mencapai 11.743 unit, atau terealisasi 60,8% dari total huntara yang diusulkan sebanyak 19.316 rumah.

Aceh Utara menjadi daerah dengan jumlah huntara terbanyak yang ditujukan untuk pengungsi banjir Sumatra, dengan angka 2.820 unit. Angka ini telah mencakup 63,8% dari usulan huntara yang mencapai 4.423 unit.

Bangku kedua diduduki oleh Aceh Timur dengan 1.892 huntara yang selesai dibangun dari total pengusulan huntara sejumlah 3.212 unit, atau dengan persentase 58,9%.

Sementara itu, Aceh Tamiang berada di urutan ketiga dengan jumlah huntara yang telah dibangun 1.420 unit, diikuti oleh Gayo Lues dengan angka 1.188 huntara.

Tingkat keselesaian pembangunan huntara di Aceh Tamiang sebesar 33,2% dari total usulan huntara mencapai 4.281 unit. Sedangkan, pengusulan huntara dari Gayo Lues sebanyak 1.713 unit dengan persentase 69,4%.

Bener Meriah menjadi pelengkap lima besar dalam pemeringkatan wilayah dengan jumlah huntara terbangun untuk pengungsi banjir Sumatra yang paling banyak ini, dengan banyak 815 unit dari usulan 890 huntara atau sudah mencapai 91,6%.

Posisi selanjutnya diisi oleh Pidie Jaya dengan banyak huntara terbangun sejumlah 806 unit. Angka ini mencapai 68,6% dari total usulan 1.175 huntara.

Tapanuli Selatan menjadi satu-satunya kabupaten dari Sumatra Utara dalam daftar, bertengger di peringkat ketujuh dengan 731 unit huntara yang terbangun. Wilayah ini juga hampir menyongsong penyelesaian pembangunan, dengan persentase 89,6% dari total usulan 816 unit.

Kembali ke wilayah Aceh, Nagan Raya dan Aceh Tengah menempati posisi kedelapan dan kesembilan dengan jumlah huntara masing-masing 545 unit dan 475 unit. Progres pembangunan di Nagan Raya telah mencapai 80,3% dari usulan 679 unit, sedangkan Aceh Tengah baru mencakup 45,7% dari total 1.039 unit.

Adapun Agam menutup daftar sepuluh daerah dengan pembangunan huntara terbanyak per 11 Maret 2026. Seluruh usulan huntara pada satu-satunya wilayah dari Sumatra Barat dalam daftar ini, yaitu sebanyak 358 unit, telah rampung dibangun.

Baca Juga: Jumlah Banjir di Indonesia Tembus 2.000 Kejadian pada 2025

Sumber:

https://gis.bnpb.go.id/BANSORSUMATERA2025/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook