Indeks Keyakinan Konsumen Turun Tipis pada September 2026
Indeks Keyakinan Konsumen di Indonesia pada September 2026 sebesar 118,1 atau turun 0,4 poin dari Agustus yang mencapai 118,5.
Tren Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di Indonesia
(Januari-September 2026)
Unduh
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur tingkat optimisme atau pesimisme konsumen terhadap kondisi perekonomian saat ini, sekaligus ekspektasi mereka untuk enam bulan ke depan.
Perhitungan ini dilaksanakan secara bulanan oleh Bank Indonesia (BI) terhadap kurang lebih 4.600 rumah tangga sebagai responden (stratified random sampling) di 18 kota di Indonesia yang dihitung dengan metode balance score (net balance + 100) yang menunjukkan kondisi optimis untuk nilai indeks di atas 100 dan pesimis untuk skor di bawah 100.
Nilai IKK pada September 2026 mencapai 118,1. Adapun angka ini mengalami penurunan sebesar 0,4 poin jika dibandingkan dengan perolehan IKK pada bulan Agustus yang mencapai 118,5.
Baca Juga: Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia Fluktuatif Sepanjang Januari-Juli 2026
Kendati nilainya menyusut, BI menegaskan bahwa persepsi konsumen terhadap laju ekonomi di Indonesia masih berada di zona yang positif dan kuat.
“Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen September 2026 yang berada pada level optimis (indeks >100) sebesar 118,1,” tulis Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso dalam siaran persnya, Kamis (8/10/2026).
Nilai keyakinan konsumen pada Mei 2026 ditopang oleh persepsi kondisi saat ini dan ekspektasi ke depan. Adapun Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada September tercatat 107,5 atau lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 109,4. Sementara, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) naik tipis secara bulanan menjadi 128,7 dari yang sebelumnya sebesar 127,6.
Adapun sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026, tren nilai IKK Indonesia diawali dengan angka optimisme yang memuncak, meski grafik pergerakan ekonomi tersebut mengalami penyusutan selama beberapa bulan ke belakang.
Mulanya pada awal tahun baru, keyakinan konsumen sukses mencapai titik tertingginya. Nilai IKK pada Januari 2026 berhasil menyentuh angka 127. Capaian ini sekaligus mencatatkan periode tersebut sebagai momen dengan tingkat keyakinan konsumen terkuat di Indonesia dalam tahun berjalan ini.
Namun, laju IKK pada bulan-bulan berikutnya justru menunjukkan grafik kemunduran secara bertahap. Pada Februari 2026, keyakinan konsumen turun menjadi 125,2.
Tren perlambatan laju IKK Indonesia ini terus berlanjut pada Maret 2026 yang merosot hingga menyentuh 122,9, sebelum akhirnya indeks tersebut sempat mengalami kenaikan yang sangat tipis menjadi 123 pada bulan April.
Kemunduran IKK semakin terlihat dengan turunnya keyakinan konsumen Indonesia pada bulan Mei 2026 yang tercatat hanya mencapai 120,9. Penyusutan ini bahkan berlanjut pada periode Juni dan Juli, dengan berturut-turut anjlok menjadi 117,8 dan 116,8.
Capaian pada Juli 2026 tersebut sekaligus menjadi angka terendah dari nilai IKK Indonesia sepanjang tahun berjalan, sebelum kembali bertumbuh pada bulan Agustus.
Baca Juga: Penjualan Eceran Diperkirakan Tumbuh 0,9%, Keyakinan Konsumen Malah Turun
Sumber:
https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2821626.aspx
Key Insights
- Penurunan IKK sebesar 0,4 poin pada September 2026 menunjukkan adanya sedikit koreksi optimisme, meskipun keyakinan konsumen tetap kuat di atas 100.
- Optimisme konsumen didorong oleh ekspektasi masa depan (IEK 128,7) yang lebih tinggi dibandingkan persepsi kondisi ekonomi saat ini (IKE 107,5).
- Meskipun IKK masih optimis, tren penurunan dari Januari (127) hingga Juli (116,8) menunjukkan adanya perlambatan momentum keyakinan konsumen di awal tahun 2026.
- Kenaikan IEK tipis menjadi 128,7 pada September mengindikasikan bahwa konsumen masih menaruh harapan besar pada perbaikan ekonomi di masa mendatang.
Ditulis oleh Shahibah A
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini: