Ini Alasan Utama PHK Menurut Pekerja Indonesia 2025

Faktor keberlangsungan usaha jadi alasan utama PHK menurut pekerja. Menariknya, praktisi HR menilai PHK banyak diakibatkan kesalahan karyawan.

Alasan PHK Menurut Karyawan

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi bayang-bayang yang kuat dalam dunia kerja Indonesia. Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa sepanjang Januari hingga Oktober 2025, sebanyak 70,2 ribu pekerja terdampak PHK. Gelombang paling besar terjadi di Pulau Jawa, dengan Jawa Barat mencatat 15,6 ribu kasus, disusul Jawa Tengah (13,5 ribu), Banten (6,8 ribu), DKI Jakarta (5,1 ribu), dan Jawa Timur (4,1 ribu).

Kekhawatiran terhadap PHK juga tercermin dari persepsi pekerja. Survei Populix menemukan bahwa lebih dari separuh responden mengaku sangat cemas kehilangan pekerjaan. Kerentanan ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari usia yang semakin menua, tekanan perubahan teknologi, hingga kondisi keuangan perusahaan yang tidak stabil. 

Pekerja yang kena PHK biasanya menerima alasan terkait perampingan jumlah karyawan, seperti diterima 38% responden. Selain itu, alasan terkait kesulitan keuangan juga cukup umum, diterima oleh 34% responden. Hal ini menunjukkan bagaimana alasan bisnis masih mendominasi alasan PHK di Indonesia.

Sementara itu, 18% responden mengalami PHK akibat kinerjanya yang belum memenuhi ekspektasi dan 17% karena perusahaan sudah tidak lagi membutuhkan posisi tersebut. Ada pula 17% responden yang di-PHK karena perusahaan bangkrut atau berhenti beroperasi.

Meski begitu, 14% responden kena PHK akibat kesalahan yang cukup berat, menegaskan bahwa meski sedikit, PHK juga kadang kala disebabkan oleh perilaku pekerja itu sendiri. 

Terakhir, 7% responden kehilangan pekerjaannya karena perusahaan melakukan akuisisi dengan perusahaan lain.

Menariknya, dari sudut pandang praktisi HR, alasan utama PHK berasal dari faktor internal karyawan, mulai dari kesalahan karyawan itu sendiri (73%) dan kinerja yang belum memenuhi ekspektasi (68%).

Adapun survei ini dilakukan secara daring yang disebarkan melalui situs KitaLulus melibatkan 945 responden pekerja dan pencari kerja serta 74 responden HR managers dan praktisi. 

Baca Juga: Respons Publik RI Hadapi PHK 2025

Sumber:

https://info.populix.co/data-hub/reports/studi-persepsi-dan-tantangan-terhadap-pemutusan-hubungan-kerja

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook