Perpindahan dan pengunduran diri dari pekerjaan kini bukan lagi fenomena yang jarang terjadi di Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi, perubahan pola kerja, hingga bergesernya prioritas hidup, semakin banyak pekerja yang memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya, baik secara sukarela maupun terpaksa. Keputusan ini sering kali tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi faktor personal, kondisi tempat kerja, hingga peluang di luar sana.
Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 4,9% warga Indonesia yang pernah berhenti bekerja pada 2024. Masa kerja yang habis jadi alasan utamanya, dengan 30,9% publik Indonesia berusia 15 tahun ke atas berhenti kerja pada 2024 karena kontraknya sudah selesai.
Baca Juga: Optimis, 6% Publik Yakin Tidak Akan Terkena PHK
Di sisi lain, 14,1% penduduk Indonesia berhenti kerja karena pendapatannya kurang memuaskan. Banyak yang memutuskan mencari peruntungan lain di luar untuk menambah penghasilan alih-alih bertahan dengan pekerjaan saat ini.
Berikutnya, 11% warga Indonesia berhenti dari pekerjaannya untuk mengurus rumah tangga. Ada pula 7,3% yang keluar dari pekerjaannya karena tidak cocok dengan lingkungan kerja, menandakan bahwa tidak hanya gaji yang dicari, lingkungan kerja juga jadi faktor penting dalam menentukan kepuasan pekerja.
Sebanyak 3% publik Indonesia berhenti karena kena pemutusan hubungan kerja (PHK), sedangkan 2,8% berhenti karena usahanya terhenti atau bangkrut. Menurut Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sebanyak 79.302 pekerja mengalami PHK sepanjang Januari-November 2025, lebih tinggi dibanding data tahun 2024 yang sebanyak 77.965 orang. Banyaknya pekerja yang mengalami PHK menjadi sorotan penting untuk perbaikan pada tahun 2026.
Adapun sisanya sebanyak 30,9% warga Indonesia berhenti dari pekerjaannya karena ragam alasan lain yang tidak disebutkan.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Jumlah PHK Paling Sedikit 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2025/12/31/7c6b5b2ab96788c258cad7f6/statistik-mobilitas-penduduk-dan-tenaga-kerja-2024.html