Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk dalam berbelanja. Kini, masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke toko karena berbagai produk dapat dibeli dengan mudah melalui platform e-commerce. Kondisi tersebut sejalan dengan semakin luasnya akses internet di Indonesia yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi digital.
Baca Juga: 10 Brand Parfum Paling Naik Daun di Shopee Q1 2026, Ada Favoritmu?
Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2026 mencapai 235,26 juta jiwa dari total populasi 287,88 juta jiwa. Dengan tingkat penetrasi internet tercatat sebesar 81,72%.
Survei tersebut dilaksanakan pada 1 Februari-15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden warga negara Indonesia berusia minimal 13 tahun yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung oleh enumerator terlatih menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar ±1,1%.
Di tengah tingginya aktivitas digital masyarakat Indonesia, Shopee tercatat sebagai platform e-commerce yang paling sering diakses oleh pengguna internet Indonesia. Sebanyak 47,5% memilih Shopee sebagai tempat utama untuk mencari dan membeli barang secara online. Posisi tersebut menunjukkan kuatnya daya saing Shopee di pasar e-commerce nasional, yang didukung oleh kemudahan penggunaan aplikasi, beragam pilihan produk, serta berbagai program promosi yang ditawarkan.
Di posisi kedua terdapat TikTok Shop dengan persentase pengguna sebesar 33,4%. Kehadiran fitur belanja yang terintegrasi dengan konten video dan siaran langsung menjadi salah satu faktor yang mendorong popularitas platform ini di kalangan masyarakat. Sementara itu, Tokopedia berada di urutan ketiga dengan pangsa pengguna sebesar 11,2%, disusul Lazada sebesar 6,2%.
Platform lainnya memiliki porsi yang relatif kecil. Blibli hanya memperoleh 0,4% pengguna, sedangkan Facebook Marketplace tercatat sebesar 0,1%. Adapun kategori lainnya mencapai 1,1%.
Secara keseluruhan, data APJII memperlihatkan bahwa pola belanja online masyarakat Indonesia pada 2026 semakin terpusat pada beberapa platform besar, dengan Shopee masih menjadi pilihan utama. Data ini juga menjadi indikator penting bagi pelaku usaha, pengiklan, dan analis pasar dalam membaca arah perkembangan e-commerce di Indonesia.
Baca Juga: 10 Brand Pembalut & Panty Liner Terlaris di Shopee Indonesia Q1 2026, Mana Favoritmu?
Sumber:
https://survei.apjii.or.id/