Luas Panen Padi Jawa Tengah Meroket, Kabupaten Mana yang Jadi Juara?
Kabupaten Cilacap menduduki posisi pertama sebagai wilayah dengan luas panen padi terbesar di Jawa Tengah pada tahun 2025, yakni mencapai 125.881,72 hektare.
10 Kabupaten dengan Luas Panen Padi Terbesar di Jawa Tengah
(Tahun 2025)
Unduh
Provinsi Jawa Tengah kembali mengukuhkan perannya sebagai salah satu lumbung pangan utama nasional. Berdasarkan hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA) terbaru, total luas panen padi di wilayah ini menembus angka 1,67 juta hektare pada tahun 2025.
Angka tersebut menunjukkan tren yang sangat positif dengan kenaikan lebih dari 120 ribu hektare atau sekitar 7,73% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan luas garapan ini tentu menjadi angin segar bagi ketahanan pangan lokal maupun nasional di tengah berbagai tantangan iklim.
Peta sentra produksi di provinsi ini dipimpin oleh Kabupaten Cilacap yang menguasai luas panen hingga 125.881,72 hektare. Karakteristik geografis Cilacap yang memadukan dataran rendah dan ketersediaan sumber air memadai menjadikannya wilayah paling masif untuk budidaya padi.
Baca Juga: Dinamika Produksi Padi Nasional Januari-Juli 2026
Menempel ketat di urutan kedua, Kabupaten Grobogan mencatatkan hamparan panen sebesar 121.944,34 hektare. Ketahanan agraris di Grobogan sangat krusial mengingat wilayah tersebut juga dikenal luas sebagai sentra utama palawija.
Dominasi kawasan pantai utara (Pantura) dan sekitarnya terlihat jelas melalui posisi Pati dan Demak. Kabupaten Pati menempati urutan ketiga dengan luas panen 109.860,74 hektare, sementara Demak menyusul di peringkat keempat lewat raihan 108.736,21 hektare. Aliran irigasi dan sungai besar yang membelah kawasan ini menjadi urat nadi yang terus menghidupi lahan persawahan warga sepanjang musim.
Bergeser ke sisi timur, Kabupaten Sragen dan Blora turut memberikan kontribusi yang luar biasa. Sragen berhasil mengamankan posisi kelima berbekal luas panen 104.923,90 hektare, disusul oleh Blora dengan 104.158,85 hektare. Kinerja sektor pertanian di kedua kabupaten ini membuktikan kemampuan adaptasi petani yang sangat baik dalam mengelola pola tanam.
Melengkapi jajaran sepuluh besar kabupaten dengan luas panen padi terbesar di Jawa Tengah, Kabupaten Brebes hadir di peringkat ketujuh dengan catatan 87.614,60 hektare. Fakta ini sangat menarik karena Brebes yang selama ini identik dengan sentra bawang merah, nyatanya tetap mempertahankan kapasitas produksi padi yang masif.
Posisi selanjutnya berturut-turut diisi oleh Kebumen dengan 75.456,32 hektare, Pemalang seluas 70.444,59 hektare, serta Wonogiri yang mencatatkan 68.762,22 hektare lahan panen.
Catatan luasan panen ini menegaskan betapa tangguhnya fundamental ekonomi agraris di Jawa Tengah. Peningkatan lahan produktif tersebut menjadi modalitas kuat yang harus terus dijaga agar sirkulasi produksi gabah nasional tetap aman dan stabil.
Baca Juga: Daerah Penghasil Padi Terbesar di Indonesia 2025
Sumber:
https://jateng.bps.go.id/id/publication/2026/09/03/07be59e4cd5b8f9659f3c021/luas-panen-dan-produksi-padi-di-provinsi-jawa-tengah-2025.html
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama
IT & Sports Enthusiast
Bagikan statistik ini: