Peta Sebaran Venue Asian Games 2026, Tokyo Hingga Osaka Ikut Terlibat

Penyelenggaraan Asian Games tahun 2026 menghadirkan konsep efisiensi anggaran dengan menyebar 54 venue pertandingan pada lima prefektur di Jepang.

Sebaran Venue Pertandingan Asian Games 2026 Berdasarkan Prefektur

(Tahun 2026)

Ajang olahraga terbesar se-Asia, Asian Games, secara resmi diselenggarakan di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Asian Games ke-20 ini mengusung slogan "Imagine One Asia" dengan maskot unik bernama Honohon.

Pesta olahraga ini menghadirkan daya tarik tersendiri dari sisi pengelolaan infrastruktur. Pihak penyelenggara menerapkan konsep efisiensi anggaran secara maksimal dengan memanfaatkan arena yang sudah ada.

Langkah strategis ini menghasilkan total 54 venue pertandingan yang tersebar merata di lima prefektur berbeda. Sebaran wilayah ini menjadikan Asian Games 2026 sebagai salah satu ajang dengan cakupan lokasi paling luas di Jepang.

Baca Juga: Kejutan Teqball dan Tradisi Beladiri Warnai 7 Medali Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Prefektur Aichi bertindak sebagai jantung kompetisi sekaligus tuan rumah utama ajang bergengsi ini. Wilayah ini mendominasi secara mutlak dengan menyediakan 45 arena.

Penyelenggaraan di Aichi tidak hanya berpusat di Nagoya, tetapi juga dipecah ke 17 kota satelit seperti Toyota dan Okazaki. Strategi pemecahan lokasi ini bertujuan untuk meratakan kemeriahan serta dampak perputaran ekonomi lokal.

Beberapa venue penting di wilayah ini meliputi Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium dan Toyota Stadium. Aichi International Arena serta Aichi Sky Expo juga disulap menjadi panggung olahraga megah tingkat benua.

Menyusul pada urutan kedua, Prefektur Gifu hadir sebagai sentra olahraga terbuka yang sangat krusial. Wilayah ini menyediakan tiga venue pertandingan.

Gifu menjadi rumah bagi arena dayung kelas dunia bernama Nagaragawa International Regatta Course. Gifu Nagaragawa Stadium dan Gifu Prefektur Green Stadium juga turut melengkapi kesiapan wilayah ini.

Prefektur Shizuoka menempati posisi yang sama dengan mengamankan tiga venue pertandingan berstandar internasional. Kawasan ini difokuskan sebagai pusat olahraga air serta sepeda berkecepatan tinggi.

Izu Velodrome tampil sebagai venue sepeda trek kayu pertama di Jepang yang memiliki lintasan 250 meter berstandar Olimpiade. Fasilitas ini didampingi oleh pusat akuatik Furuhashi Hironoshin Memorial Hamamatsu Swimming Center dan Shizuoka Stadium Ecopa.

Prefektur Tokyo turut dilibatkan dengan menyediakan dua venue pertandingan. Keterlibatan ibu kota negara ini merupakan bentuk nyata dari kampanye keberlanjutan infrastruktur berskala masif.

Penyelenggara mengoptimalkan warisan kejayaan Olimpiade 2020 dengan memakai Tokyo Aquatics Centre dan fasilitas berkuda Equestrian Park. Keputusan ini terbukti sangat ampuh memangkas biaya pembangunan infrastruktur baru yang bernilai sangat mahal.

Jajaran lokasi pertandingan ini ditutup oleh kesiapan fasilitas penunjang di Prefektur Osaka. Kota megapolitan terbesar kedua di Jepang ini meminjamkan satu stadion ikonik.

Osaka menyediakan Nagai Stadium untuk mengakomodasi jadwal padat penyisihan cabang olahraga sepak bola.

Baca Juga: Torehan Medali Indonesia di Asian Games 1951-2022

Sumber:

https://www.aichi-nagoya2026.org/venues/

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc