Produksi Beras Indonesia Tembus 34 Juta Ton pada 2025

Produksi beras Indonesia diprediksi mencapai 34,77 juta ton pada 2025, tertinggi setidaknya sejak 2019.

Perkembangan Produksi Beras Indonesia

(2019-2025)
Ukuran Fon:

Menurut laporan Kementerian Pertanian (Kementan), produksi beras Indonesia diproyeksi capai 34,77 juta ton pada 2025, naik 13,54% dibanding tahun lalu. Angka ini mencerminkan kemampuan produksi yang terus meningkat, menunjukkan adanya perubahan dinamika pertanian di tengah tantangan perubahan iklim, keterbatasan lahan, dan juga kebutuhan domestik yang terus meningkat.

Tidak hanya itu, Kementan juga menyebutkan bahwa stok beras nasional mencapai 4,2 juta ton pada Juni 2025, jadi rekor tertinggi sejak 57 tahun terakhir.

Dari tahun ke tahun, volume produksi beras cenderung meningkat. Pada 2019, volume produksi mencapai 31,31 juta ton, yang kemudian naik tipis menjadi 31,33 juta ton pada 2020 dan 31,36 juta ton pada 2021.

Memasuki 2022, volume produksi beras kembali naik mencapai 31,54 juta ton, namun sempat turun pada tahun berikutnya menjadi 31,1 juta ton. Penurunan terus berlanjut pada 2024 menjadi 30,62 juta ton. Namun, proyeksi produksi 2025 mencapai rekor tertinggi sejak beberapa tahun terakhir, mencapai 34,77 juta ton.

Sejalan dengan itu, luas panen padi Indonesia juga terus meningkat. Luas panen padi mencapai 10,41 juta hektare (ha) pada 2021, yang kemudian naik menjadi 11,35 juta ha pada 2025.

Adapun provinsi di Jawa masih menjadi sentra produksi beras nasional. Jawa Timur jadi provinsi dengan produksi beras terbesar, mencapai 6,08 juta ton sepanjang 2025, disusul Jawa Barat dengan 5,91 juta ton dan Jawa Tengah dengan 5,39 juta ton.

“Dengan lonjakan produksi ini, Indonesia kian dekat menuju swasembada pangan dan kedaulatan pangan yang selama ini menjadi cita-cita besar bangsa,” tulis Kementan melalui akun Instagram (4/11).

Baca Juga: Produksi Beras RI Tembus 3 Juta Ton per Agustus 2025

Sumber:

https://www.instagram.com/p/DQn1UmDiZuS/?hl=en

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook