Animo masyarakat pencinta sepak bola Tanah Air terhadap gelaran pramusim bergengsi Piala Presiden Elite 2026 terbukti masih sangat luar biasa. Tidak hanya memadati tribun stadion, antusiasme suporter juga terekam sangat jelas dari tingginya angka kepemirsaan layar kaca.
Tayangan langsung turnamen ini pada Rabu (29/7/2026), sukses memonopoli perhatian publik dan mendominasi persaingan program televisi nasional.
Magnet utama siaran sepak bola ini langsung terasa lewat pertarungan sengit antara wakil Tailan, Port FC, melawan Persija Jakarta yang berlangsung pada sore hari. Laga sarat gengsi yang memulai kick-off pada pukul 15.30 tersebut sukses menyedot perhatian pemirsa dengan perolehan TV Rating (TVR) di angka 2,6%.
Hebatnya lagi, persentase share kepemirsaan untuk pertandingan sore ini sanggup menembus level 23,1%. Pencapaian ini memberikan gambaran nyata bahwa nyaris seperempat dari total seluruh televisi di Indonesia yang menyala pada jam tersebut tertuju pada duel yang berakhir imbang 2-2 ini. Tambahan satu poin tersebut membuat Port FC kini menempati posisi kedua klasemen Grup B, sementara Persija tertahan di peringkat ketiga.
Memasuki waktu malam hari, atmosfer persaingan di layar kaca justru bergerak semakin memanas. Pertemuan antara PSMS Medan dengan Persebaya Surabaya yang mengisi slot tayang prime time pada pukul 19.30 sukses mencatatkan lonjakan jumlah penonton yang teramat masif.
Laga adu taktik ini berhasil meraup TVR hingga 5,3%, melonjak sangat tajam hingga menyentuh angka lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan pertandingan pada sesi sore hari. Laga tersebut berujung pada kemenangan tipis 1-0 untuk skuad Bajul Ijo, yang sekaligus melesatkan Persebaya ke puncak klasemen dengan 6 poin sempurna dan membenamkan PSMS di dasar klasemen.
Meski menorehkan rating kepemirsaan yang jauh melambung tinggi, persentase share penonton di laga malam hari ini berada di posisi 22,9%. Angka ini bersaing sangat ketat dan nyaris setara dengan persentase penonton laga sore.
Karakteristik penonton televisi nasional memang memiliki tren memuncak di malam hari, mengingat waktu tersebut adalah momen emas di mana tayangan layar kaca bertransformasi menjadi hiburan utama keluarga setelah seharian lelah beraktivitas.
Berjayanya angka kepemirsaan di dua rentang waktu yang berbeda ini menjadi indikator tak terbantahkan bahwa kompetisi sepak bola selalu punya tempat istimewa. Selama sajian di atas lapangan hijau mampu menyuguhkan persaingan yang kompetitif, tayangan olahraga ini akan senantiasa menjadi primadona hiburan masyarakat.
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DbZ1l2GyYZr/