Rincian Dana Hibah Daerah dalam 5 Tahun Terakhir

Alokasi dan realisasi hibah daerah dari pemerintah pusat mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Bedasarkan laporan kemenkeu, di tahun 2024 terjadi penurunan.

Rincian Dana Hibah Daerah Indonesia

Sumber: Kemenkeu
GoodStats

Alokasi dan realisasi hibah kepada daerah dari pemerintah pusat mengalami fluktuasi setiap tahunnya, dipengaruhi oleh kemajuan pelaksanaan kegiatan oleh pemerintah daerah serta jumlah dan jenis hibah yang ada dalam tahun berjalan.

Alokasi hibah kepada daerah stabil di angka Rp6,2 triliun selama tahun 2019-2020. Namun, terjadi penurunan signifikan menjadi Rp4,3 triliun pada tahun 2021, yang sebagian besar disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kemampuan pelaksanaan kegiatan oleh pemerintah daerah.

Pada tahun 2022, alokasi meningkat kembali ke Rp5,8 triliun, didorong oleh adanya hibah baru seperti Bio Carbon Fund Initiative for Sustainable Forest Landscape (Bio-CF ISFL) dan peningkatan kegiatan pembangunan mass rapid transit (MRT) Jakarta. Namun, alokasi menurun drastis menjadi Rp2,9 triliun pada tahun 2023 dan Rp500 miliar pada tahun 2024. Adapun penurunan ini disebabkan oleh berakhirnya beberapa program hibah.

Rata-rata realisasi hibah kepada daerah selama periode 2019-2023 adalah sebesar 74,24% dari alokasi yang ditetapkan. Realisasi tertinggi terjadi pada tahun 2022 sebesar 82,16%, sedangkan realisasi terendah terjadi pada tahun 2021 sebesar 56,89%.

Kinerja realisasi pada tahun 2021 dipengaruhi oleh keterlambatan pelaksanaan kegiatan oleh pemerintah daerah selama pandemi Covid-19.

Pengelolaan hibah kepada daerah menghadapi beberapa tantangan utama, di antaranya adalah penguatan perencanaan yang memerlukan pemerintah daerah untuk memperkuat perencanaan kegiatan tahunan dan lintas tahun guna memastikan kelancaran pelaksanaan program hibah.

Selain itu, peningkatan komitmen penganggaran juga menjadi fokus, di mana pemerintah daerah harus meningkatkan komitmen dalam penganggaran untuk mendukung optimalisasi penggunaan hibah.

Optimalisasi penyerapan belanja hibah juga menjadi isu krusial yang perlu dioptimalkan guna meningkatkan capaian output yang ditentukan. Tak kalah penting adalah peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait, yang diperlukan untuk mempercepat penyelesaian kegiatan hibah.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook