Saking Mungilnya, Luas Gabungan 10 Negara Ini Cuma Setara 2 Kali Jakarta!

Meski wilayahnya sangat mungil, deretan negara terkecil di dunia ini ternyata menyimpan sejarah panjang, keunikan geografis, hingga kekuatan ekonomi.

10 Negara Terkecil di Dunia Berdasarkan Luas Wilayah

(Tahun 2026)

Pernahkah membayangkan sebuah negara merdeka yang batas wilayahnya bisa dikelilingi hanya dengan berjalan kaki santai? Nyatanya, jika sepuluh negara terkecil di dunia ini digabungkan, total luas daratannya bahkan tidak mampu menandingi luas ibu kota Jakarta.

Eksistensi negara-negara berukuran kecil ini umumnya terbentuk akibat sisa-sisa sejarah masa lalu, kesepakatan traktat politik, hingga isolasi geografis di tengah perairan samudra. Pembaruan data resmi WorldStats tahun 2026 menyoroti negara-negara mungil ini beserta berbagai dinamika unik yang ada di dalamnya.

Vatikan menempati posisi pertama sebagai negara berdaulat terkecil di dunia, baik dari segi luas wilayah yang hanya 0,49 kilometer persegi (km²) maupun populasinya. Terkurung sepenuhnya di dalam kota Roma, Italia, negara ini bertindak sebagai pusat spiritual bagi umat Katolik global.

Baca Juga: 10 Negara dengan Indeks Demokrasi Liberal Tertinggi

Posisi kedua diisi oleh Monako yang terletak di pesisir Riviera Prancis dengan luas 2,02 km². Meski sangat identik dengan kemewahan Kasino Monte Carlo, hukum setempat justru melarang keras warga aslinya untuk ikut berjudi.

Beralih ke Samudra Pasifik, Naoero (yang sebelumnya dikenal sebagai Nauru) memegang rekor ganda sebagai negara pulau sekaligus republik terkecil di dunia lewat daratan seluas 21 km². Pada era 1970-an, negara yang berupa satu pulau tunggal tanpa ibu kota resmi ini sempat menjadi salah satu wilayah terkaya per kapita berkat tambang fosfat.

Masih di perairan Pasifik, Tuvalu menempati urutan keempat dengan luas 26 km². Rangkaian pulau atol yang sangat terpencil ini menghadapi ancaman nyata dari kenaikan permukaan air laut.

San Marino berada di urutan kelima lewat luas 61 km². Terkurung sepenuhnya di dalam wilayah Italia, kawasan ini tercatat sebagai salah satu negara berdaulat tertua di peradaban manusia sejak tahun 301 Masehi.

Urutan keenam diduduki oleh Liechtenstein dengan wilayah seluas 160 km² di Pegunungan Alpen. Negara mikro ini berstatus terkurung daratan ganda karena diapit oleh Swiss dan Austria yang juga sama-sama tidak memiliki akses laut.

Kepulauan Marshall menyusul di posisi ketujuh dengan luas 181 km². Negara yang memiliki hubungan asosiasi bebas dengan Amerika Serikat ini sempat menjadi pusat perhatian dunia karena wilayahnya dijadikan tempat uji coba 67 senjata nuklir selama era Perang Dingin.

Di posisi kesembilan, Saint Kitts dan Nevis tampil sebagai negara terkecil melalui daratan seluas 261 km². Negara berbentuk federasi dua pulau di Laut Karibia ini merupakan pelopor program Kewarganegaraan melalui Investasi sejak 1984. Orang asing bisa mendapatkan paspor resmi secara legal dengan berinvestasi di sektor properti atau menyumbang sejumlah dana ke pemerintah.

Maladewa mengamankan predikat sebagai negara terkecil pada urutan kesembilan dengan luas 298 km². Dari sekitar 1.192 pulau karang yang membentang di Samudra Hindia, hanya ada sekitar 200 pulau yang dihuni manusia.

Deretan sepuluh besar ini ditutup oleh Malta yang menguasai 316 km² daratan di Laut Mediterania. Julukan "Museum Terbuka" melekat kuat pada negara ini berkat keberadaan situs kuil megalitikum yang usianya mengalahkan Piramida Mesir.

Jika luas kesepuluh negara tersebut dijumlahkan, angkanya mencapai 1.326,51 kilometer persegi. Sebagai pembanding, luas daratan ibu kota Jakarta tercatat sekitar 661,5 kilometer persegi. Ini berarti luas gabungan sepuluh negara merdeka tersebut praktis hanya setara dengan dua kali lipat wilayah Jakarta.

Baca Juga: AS Bukan Satu-Satunya, ini 10 Negara Tempat Berkumpulnya Para Orang Kaya!

Sumber:

https://worldstats.io/rankings/smallest-area

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc