Persaingan industri telekomunikasi di Indonesia masih didominasi oleh tiga operator seluler utama pada 2026. Ketiganya menjadi pilihan mayoritas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan komunikasi dan akses internet sehari-hari.
Berdasarkan survei dari Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), Telkomsel menempati posisi teratas dengan pangsa pengguna sebesar 37,9%. Pengguna ini termasuk Simpati, by.U, dan Halo. proporsinya sedikit turun dari tahun lalu yang mencapai 45,7%.
Posisi tersebut menunjukkan bahwa Telkomsel masih memiliki basis pelanggan yang kuat di berbagai wilayah. Selisih pengguna dengan kompetitor terdekat juga relatif tipis, menandakan persaingan yang semakin ketat di industri telekomunikasi nasional.
Baca Juga: Simak Alasan dan Tantangan Penggunaan Internet di Indonesia 2025
Di urutan kedua terdapat Indosat Ooredoo (termasuk IM3 dan Tri) yang menguasai 35,5% pengguna, sementara XL Smart (XL dan Smartfren) berada di urutan ketiga dengan porsi 26,7%. Proporsi pengguna keduanya naik dari tahun 2025, di mana Indosat Ooredoo memperoleh 29,3%, sedangkan XL Smart di angka 24,8%.
Menariknya, pengeluaran masyarakat untuk paket internet hampir sama antara operator seluler. Sebanyak 57% pengguna Indosat Ooredoo tercatat mengeluarkan Rp50.000-Rp100.000 per bulan, sedangkan pengguna XL Smart dengan pengeluaran yang sama mencapai 59,2% dan Telkomsel sebesar 60,5%. Secara keseluruhan, kepuasan terhadap operator seluler berada di angka 7,39 dari 10, masuk kategori baik.
Sementara itu, jumlah penduduk Indonesia terkoneksi internet mencapai 235,26 juta jiwa pada 2026 dari total populasi 287,89 juta jiwa. Hal ini berarti, tingkat penetrasi internet Indonesia naik menjadi 81,72% pada 2026.
Adapun Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2026 ini dilaksanakan pada 1 Februari-15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden berusia minimal 13 tahun yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih.
Baca Juga: Orang Indonesia Akses Media Sosial >8 Jam per Minggu
Sumber:
https://survei.apjii.or.id/survei